TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Usai meresmikan jalan tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro) seksi I, II, III pagi ini, Rabu (10/4/2019), Presiden Joko Widodo meminta agar jalan sepanjang 31,3 kilometer itu segera dibuka dan dioperasionalkan.
Tidak hanya itu, untuk bisa mendorong agar masyarakat menjajal nyamannya melintas di jalan tol Pasuruan-Probolinggo ini, tol ini akan dibebaskan biayanya alias gratis untuk sementara waktu.
"Usai kita resmikan, ini langsung hari ini bisa digunakan. Untuk mendorong, kita akan gratiskan seminggu atau dua minggu," kata Presiden Jokowi.
• Tol Paspro Diresmikan, Khofifah : Kurangi 60 Persen Kepadatan Jalan Pasuruan-Probolinggo
• Pagi ini Presiden Jokowi Resmikan Tol Pasuruan Probolinggo Grati - Leces
Presiden Jokowi mengatakan, di sepanjang ruas jalan tol Pasuruan - Probolinggo ini ada sebanyak empat titik rest area tipe B. Yaitu masing-masing dua di jalur kiri dan kanan.
Jokowi ingin agar titik rest area ini juga dipenuhi dengan UKM minimal 70 persen.
Sehingg bisa menumbuhkan ekonomi di kawasan tersebut.
Lebih lanjut, operasional jalan tol ini akan menarik biaya bagi yang melintas.
Meski kerap disebut mahal, namun Jokowi mengatakan bahwa hal itu tak perlu dijadikan masalah.
"Yang penting masyarakat ada pilihan-pilihan. Kalau mau yang biasa normal ya lewat jalan normal di jalan nasional dan jalan provinsi yang ada," katanya.
Saat meresmikan jalan tol pagi tadi, Presiden Joko Widodo didampingi jajarannya, yaitu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta hadir pula Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Tol Paspro 31,30 Kilometer pembangunanya ada tiga sesi, yakni sesi satu, dua dan tiga.
Untuk sesi satu, melewati Grati - Nguling sepanjang 8 km.
Sesi dua, perbatasan Nguling, Pasuruan - Sumberasih, Probolinggo sepanjang 6 Km, dan Sumberasih - Leces sepanjang 17,30 km.
Tol ini dibangun di atas lahan sekitar 271 hektar dan atau sekitar 3000 bidang. Ada tiga simpang susun di tol Paspro ini.
Yakni simpang susun Tongas, simpang susun Probolinggo Barat, Simpang Susun Leces.
Dengan diresmikannya jalan tol Pasuruan - Probolinggo ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut jalan tol ini akan banyak mengurangi kepadatan di ruas jalan nasionl yang menghubungkan Pasuruan - Probolinggo.
• Luna Maya Tenteng Tas Sederhana Saat Liburan di Jepang, Harganya Capai Rp 26 Juta
• Naomi Zaskia Ketus Soal Kedekatan Sule dan Penyanyi Malaysia Baby Shima: Happy for You
"Dengan diresmikannya tol Pasuruan - Probolingo I, II, III sepanjang 31,3 kilometer, ini akan mengurangi 50 hingga 60 persen kepadaran di jalan nasional Pasuruan - Probolinggo jika hari ini mulai dioperasionalkan," kata Khofifah.
Tidak hanya itu, Khofifah mengatakan jalan tol yang kini juga sedang dikebut proses pembebasan lahannya untuk seksi IV, bakal mendatangkan manfaat untuk akses pariwisata di Jawa Timur, khususnya ke wisata Bromo.
"Kita butuhkan 13,7 kilometer lagi untuk melanjutkan seksi IV dari Probolinggo Timur di Leces hingga Gending. Ini akan semakin membantu akses wisata ke Bromo dan Semeru yang sudah ditetapkan presiden sebagai kawasan pariwisata nasional," tegas Khofifah. (Surya/Fatimatuz Zahroh)