TKN Tanggapi Relawan 02 Belum Terima Putusan MK: Kelemahan Prabowo Tak Tampil Sebagai Strong Leader

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Benny Ramdhani dan Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Hendarsam Marantoko saat menjadi narasumber di Kompas Petang Kompas TV Rabu (4/7/2019).

“Ini masalah waktu. ‘Luka itu belum sembuh dan masih basah’. Dengan berjalannya waktu masyarakat sudah bisa menerima hingga pada akhirnya nanti Pak Jokowi nanti mendapatkan legitimasi secara hati dari masyarakat,” ucap Hendarsam.

Menanggapi hal tersebut, Benny lantas menyinggung soal kepemimpinan Prabowo.

Hal ini berawal dari pembawa acara KompasTV yang memberikan pertanyaan pada Benny terkait relawan tersebut.

"Kalau sampai ada relawan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang sampai saat ini belum menerima putusan Mahkamah Konstitusi, menurut Bang Benny?" tanya pembawa acara.

Benny menjawab dengan menyinggung soal pentingnya seorang pemimpin memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

"Tidak hanya pandangan, kesadaran, tapi kepemimpinan politik yang kuat, strong leader, itu juga penting," kata Benny.

Ia lantas mencontohkan soal kepemimpinan yang kuat ini pada Jokowi.

Faldo Maldini Sebut Kekalahan Prabowo Bukan Kekalahan Para Ulama: Ini Pertarungan Demokrasi!

"Pak Jokowi misalnya, telah memberikan contoh. Saat Mahkamah Konstitusi menggelar persidangan, Pak Jokowi memberikan komando tidak ada satupun manusia pendukung saya (Jokowi) maupun relawan yang turun ke jalan," ujar Benny.

"Itu dipatuhi loh," sambung dia.

Benny lantas mengungkapkan, hal serupa belum ia lihat pada diri Prabowo.

Ia menilai Prabowo belum menampilkan diri sebagai seorang pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan kuat.

"Ya berarti ada sisi negatif, dan ada kelemahan pada sisi Prabowo, dia belum atau tidak menampilkan sebagai strong leader," ujar Benny.

Berpotensi Jadi Capres Dalam Pilpres 2024, Ahok BTP Bisa Jadi Kuda Hitam, Prabowo Masih Berpeluang

Benny bahkan menganalogikan hal ini dengan kepemimpinan seorang panglima perang di medan pertempuran.

"Panglima perang yang baik itu adalah panglima perang yang efektif untuk memerintahkan prajuritnya untuk masuk ke medan pertempuran," papar Benny.

"Tapi dia juga sangat didengar oleh pasukannya di mana ada perintah pasukannya untuk kembali ke barak atau ke markas," sambung dia.

Halaman
123

Berita Terkini