Aksi Nyaris Bentrok Polisi & Warga Blitar saat Keluar Hutan, Fakta Dikuak dari Gergaji 'Tebang Kayu'

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Sudarma Adi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas gabungan antara Polhut dan polsek memergoki aksi pengrusakan hutan, yang dilakukan 12 orang.

Mereka minta agar tiga gergaji mesin itu diserahkan kembali. Alasannya tetap sama. Yakni, merasa kayu jati yang mereka tebang itu berada di lahan desanya.

"Karena petugas menghindari sesuatu yang tak diinginkan, maka gergaja itu diserahkan. Selanjutnya, ketegangan bisa dihindari," paparnya.

Namun, kayu yang ditebang mereka itu belum bisa dikeluarkan dan masih berada di lokasi hutan yang dibabat tersebut. "Itu bukan lahan desa, namun kayu jati yang dibabat mereka itu berada di lahan hutan. Kami punya bukti dan siap dipertanggungjawabkan secara hukum, jika mereka tak terima, misalnya," pungkas Sarman.

Penulis : Imam Taufiq

Editor : Sudarma Adi

Berita Terkini