"Satu anak kami periksa, baru 14 tahun, kami curiga hendak merencanakan tawuran. Namun saat kami kejar anak-anak lainnya sudah hilang ke kampung-kampung. Barang bukti juga tidak kuat sehingga anak tersebut kami imbau untuk pulang," lanjut Abidin.
Selain dijalanan, Tim Anti Bandit Polsek Sukolilo juga menyasar perumahan dan perkampungan.
Sosialisasi bahaya dan penanganan Covid-19 juga dilakukan.
Polisi juga mengonrtrol rumah-runah kosong yang ditinggal penghuninya selama masa PSBB Surabaya untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian.
"Kami bekerjasama dengan sekuriti perumahan atau perangkat kampung untuk terus melakukan koordinasi dengan kami. Tadi juga sudah cek rumah yang ditinggal sementara pemilik, karena punya tempat tinggal lain. Antisipasi agar tidak terjadi tindak pidana pencurian. Kami juga berikan imbauan terkait PSBB agar dilaksanakan secara maksimal dan sesuai aturan," tandasnya.
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Heftys Suud