Berita Kota Batu

Komnas PA Sebut Kemungkinan Ada Pelaku Lain dalam Kasus yang Diduga Terjadi di SPI Kota Batu

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait memberikan keterangan kepada pers di lobi depan Polres Batu, Rabu (9/6/2021). Arist mengatakan, kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus yang terjadi di Sekolah SPI Kota Batu.

“Pertama kejahatan seksual dialami korban. Eksploitasi ekonomi karena korban dipekerjakan sehingga sekolahnya diabaikan. Misalkan ada tamu datang, mereka justru melayani tamu padahal masih pukul 09.00 WIB. Jadi memang diberi reward tapi tidak berdasarkan upah minimum. Ada yang diberi Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan,” ujarnya.

Tindakan kekerasan yang dialami, berdasarkan keterangan dari Arist, seperti dipukul, ditendang hingga disiram. Tindakan itu dilakukan ketika ada anak yang tidak patuh.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus mengatakan, pada hakikatnya Komnas PA memberikan dukungan dan apresiasi atas dibukanya hotline di Polres Batu.

Baca juga: Soal Kasus yang Diduga Terjadi di Sekolah SPI Kota Batu, Komnas PA: 40 Korban Mengadu Lewat Hotline

Dikatakannya, Polres Batu telah menerima aduan dari dibukanya hotline pengaduan tersebut.

“Untuk identitas dan jumlahnya belum bisa kami jelaskan. Berdasarkan UU, identitas apapun dalam kasus anak dirahasiakan,” ujar Jeifson.

Berita tentang Kota Batu

Berita tentang Jawa Timur

Berita Terkini