TRIBUNJATIM.COM - Tak terasa kini sudah memasuki 10 hari kedua Ramadan.
Ada bacaan doa 10 hari kedua Ramadan yang bisa diamalkan.
Lantas, bagaimana bacaannya?
Simak ulasannya sebagai berikut dilansir dari Tribun Jakarta, Rabu (13/4/2022).
Seperti diketahui, 10 hari kedua Ramadan merupakan hari penuh ampunan.
Baca juga: Mokel Artinya Apa? Istilah yang Populer di Bulan Ramadan Tapi Tak Ada di KBBI, Ternyata Ini Maknanya
Fase ini juga sering dianggap sebagai fase transisi semangat.
Yakni menurunnya semangat karena euforia Ramadan di 10 hari pertama sudah usai serta timbulnya sedikit euforia menjelang liburan.
Selain itu, tak sedikit juga masjid-masjid yang mulai kehilangan sebagian besar jamaahnya di fase ini.
Padahal, di 10 hari kedua Ramadan ini Allah membukakan pintu pengampunan seluas-luasnya.
Bagi siapapun yang bisa melewati bulan puasa Ramadan ini hingga fase kedua, InsyaAllah bisa mendapatkan ampunan yang tidak akan diperoleh di bulan-bulan yang lain.
Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam InsyaAllah pasti mendapatkan ampunan-Nya.
Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan kepada umatnya doa khusus yang bisa diamalkan di 10 hari kedua Ramadan ini agar dosa-dosa kita diampuni Allah.
Doa ini dianjurkan dibaca dari hari ke-11 hingga ke-20.
Baca juga: Doa Malam Nuzulul Quran Tulisan Arab Latin dan Arti, Peristiwa Diturunkannya Alquran pada 17 Ramadan
Berikut doa 10 hari kedua Ramadan:
Allahummagfirli dzunuubi ya robbal ‘alamiin
Artinya:
Ya Allah Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku wahai Tuhan Pencipta Semesta Alam
Di 10 hari kedua Ramadan juga menyimpan sejumlah keutamaan-keutamaan.
Bagi orang yang tetap menjalankan puasa secara konsisten, insya allah ia akan mendapatkan keistimewaannya.
Berikut keistimewaan 10 hari kedua Ramadan:
1. Wujud Istiqomah
Sering kita lihat sebagian orang mulai berkurang intensitas ibadahnya di bulan ramadan pada 10 hari kedua.
Misalnya ialah menjadi berkurang dalam ibadahnya dalam melakukan salat tarawih karena mungkin sudah mulai sibuk membeli segala keperluan untuk lebaran, dan berkurang frekuensi mengaji atau membaca Al Quran dengan alasan yang sama padahal di dalamnya tersimpan banyak kebaikan yang sayang untuk dilewatkan.
keutamaan istiqomah dalam beribadah Bulan Ramadan memiliki pahala luar biasa.
Orang yang mampu menjalankan rangkaian puasa Ramadan secara lengkap di 10 hari kedua Ramadan ialah wujud orang tersebut memiliki rasa istiqomah.
Sebab ibadah yang dijalankannya semata-mata karena Allah dengan minat untuk akhirat, karena itu ia terus rajin mengerjakan walaupun orang lain di sekitarnya mungkin menjadi sibuk dengan kegiatan duniawi lain.
Orang tersebut akan mendapat pahala ibadah istiqomah yakni pahala yang tidak terputus dari Allah.
2. Jauh dari Godaan Duniawi
Menjalankan rangkaian ibadah bulan Ramadan di 10 hari kedua artinya sebuah bukti orang tersebut mampu menahan dan menjauhkan dari dari godaan duniawi yang berlebihan.
Tidak seperti banyaknya orang orang yang menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan teman temannya, dengan alasan buka puasa bersama atau orang orang yang tidak menjalankan salat tarawih dengan alasan harus menyiapkan keperluan lebaran.
Dunia menurut Islam memang penuh ujian sehingga manusia harus memiliki iman yang kuat.
Baca juga: Bacaan Doa Hari Kesepuluh Ramadan 2022, Disertai 5 Amalan yang Baik Dikerjakan untuk Raih Pahala
3. Dikabulkan Doa-doa
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda:
“Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”
Pada Ramadan 10 hari kedua ialah hari hari terbaik untuk berdoa kebaikan dunia dan akhirat sebab pada hari hari tersebut Allah memberi kenikmatan dikabulkannya doa hambaNya.
Waktu terkabulnya doa yang paling mustajab ada di Bulan Ramadan.
4. Sukses dalam Ibadah Ramadhan
"dan bertakwalah kepada Allah agar kalian sukses/ berhasil" (Q.S alBaqoroh:189, Ali Imran:130, Ali Imran:200).
Merupakan bukti seseorang mencapai sukses dalam menjalankan ibadah Ramadan karena mampu menjalankan ibadah Ramadan hingga 10 hari kedua, tentu sebuah kenikmatan iman dan hidayah dari Allah sebab tidak semua orang mampu melakukannya.
Suskes dunia akhirat menurut islam ialah mampu menjadi duniawi hanya sebagai jalan untuk mendapat kebahagiaan di akhirat, bukan mementingkan dan menjadikan dunaiwi sebagai yang utama.
5. Mendapat Kemudahan Selama Ramadan
Allah menginginkan bagimu kemudahan dan tidak menginginkan kesukaran untukmu.
Dan hendaknya kalian sempurnakan bilangannya dan bertakbirlah (mengangungkan kebesaran) Allah sesuai dengan yang Allah berikan petunjuk kepada kalian agar kalian bersyukur (Q.S al-Baqoroh: 185).
Allah memberikan kemudahan bagi orang yang menjalankan ibadah ramadan di 10 hari kedua dengan diberikan kekuatan agar mampu selesai hingga akhir Ramadan.
Pahala berdzikir di Bulan Ramadan dapat dijalankan terus menerus hingga 10 hari kedua Ramadan dan hingga akhir Ramadan sehingga mendapat kemudahan yang luar biasa dari Allah dalam setiap jalan kehidupan dunia akhirat.
Baca artikel Ramadan 2022 lainnya