Saat muncul pertama kali di 2010 silam, Moto2 menggunakan mesin seragam berkubikasi 600 cc berbasis Honda CBR600RR.
Namun sejak 2019 lalu, mesin tunggal Moto2 dipasok oleh Triumph.
Mesin yang dibawa berkubikasi 765 cc 3 silinder, dan mesinnya diservis berkala oleh ExternPro sebagai bengkel yang telah ditunjuk Dorna Sports.
Meski pabrikan mesinnya satu, tetap ada pabrikan konstruktor yang merakit sasis dan menggabungkannya menjadi sebuah motor.
Misalnya saja musim 2023 ini ada Kalex, Forwards dan Boscoscuro sebagai konstruktornya.
Moto3
Sedangkan Moto3 muncul pada 2012 silam, menggantikan eksistensi kelas 125 cc yang menggunakan mesin 2-tak.
Motor yang digunakan untuk Moto3 kini menggunakan mesin 250 cc satu silinder 4-tak.
Aturannya lebih mirip dengan kelas premier, di mana ada pabrikan mesin dan pembuat sasis berbeda-beda di Moto3.
Adapun buat musim 2023 ada motor CFMoto Moto3, KTM RC250GP, Honda NSF250RW, dan Husqvarna FR250GP.
Nah, untuk top speed, pastinya jauh berbeda antara ketiganya.
Jika Moto3 memiliki top speed 245 km/jam, maka kecepatan puncak motor Moto2 bisa mencapai 295 km jam.
Sedangkan untuk motor MotoGP bisa tembuh hingga 350 km/jam.
Simpelnya, silakan simak video di bawah ini ya.
Ikuti berita seputar Gridoto.com
Ikuti berita seputar MotoGP