Bahkan salah satu dari pelaku ada yang ditangkap di Lebak, Banten.
Sementara satunya di Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Keduanya memiliki perannya masing-masing.
SM merupakan siswa pemilik motor Honda PCX yang saat itu digunakan dalam eksekusinya.
Selain itu SM juga pemilik dari senjata tajam yang digunakan untuk menyabet AS.
Sedangkan SA posisinya berada di tengah, yang di mana pelaku berboncengan tiga.
SA juga berperan membuang senjata tajam tersebut setelah melakukan pembunuhan.
Sementara itu pelaku utamanya yang mengeksekusi AS adalah ASR alias Tukul.
Namun hingga kini Tukul masih buron.
Baca juga: Janji Terakhir Siswa SMK di Bogor ke Pacar Sebelum Dibacok, Pilu Mimpi Masa Depan Sirna, Sendirian
Terkait kronologi pembacokan, para pelaku bercerita pasca-kejadian.
Diakui MA dan SA, mereka langsung kembali ke sekolah usai melakukan aksi pembacokan terhadap AS.
Tak disangka, di sekolah, MA dan SA sempat ditanyai oleh guru mereka terkait kasus pembacokan.
"Setelah pelaku melakukan tindak pidana ke korban, pelaku ke sekolahnya."
"Sempat ditanya sama guru, 'Apakah terlibat pembacokan?'."
"Pelaku tidak mengaku dan kabur," kata Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.