Bisnis Manajer Apotek Kimia Farma Unit Bisnis Surabaya, Duddy Abdurrahman menduga, insiden kebakaran tersebut, karena korsleting instalasi kelistrikan di salah satu ruangan.
"Kemungkinan ada korsleting. Belum bisa pastikan. Karena yang diluhat asap. Belum ada laporan (soal listrik gejala padam sehari sebelumnya). Dugaan korsleting ajah," ujar pria berkemeja batik warna biru lengan panjang, di lokasi.
Sementara itu, mengenai penyebab utama kebakaran tersebut. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Dedik Irianto menegaskan, pihaknya tetap menunggu hasil olah TKP dari Tim Inafis Polrestabes Surabaya, sebab pihak yang lebih berwenang melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut.
Kendati demikian, berdasarkan pantauan dan pengamatan personilnya di lokasi selama memadamkan kebakaran.
Dedik menduga, penyebab kebakaran berasal dari korsleting instalasi kelistrikan di salah satu area bangunan apotek tersebut.
Korsleting tersebut menyebabkan munculnya percikan api yang mengenai benda mudah terbakar di bagian langit-langit bangunan apotek.
"Dugaan sementara ya kemungkinan korsleting listrik. Karena di sini tidak ada aktivitas masak atau apa. Kemungkinan itu, tapi nanti pastinya, biar Tim Inafis dari Polrestabes Surabaya memastikan penyebab," jelas Dedik saat ditemui awak media di lokasi.
Pantauan TribunJatim.com di lokasi, sekitar pukul 16.14 WIB. Beberapa truk pemadam kebakaran satu per satu mulai meninggalkan area lokasi kebakaran. Dan menandakan proses pemadaman tahap pembasan area kebakaran telah dinyatakan selesai.
Bahkan ruas Jalan Diponegoro tepat depan apotek yang semula ditutup sementara untuk proses pelaksanaan tanggap kedaruratan tersebut, terpantau telah dibuka secara bertahap, dengan pengawasan beberapa petugas polisi lalu lintas di beberapa sudut bahu jalan.
Terpantau, belasan orang karyawan apotek berdiri di depan area bangunan kantor tempat mereka bekerja, seraya melihat proses beberapa petugas pemadam kebakaran berkemas merapikan kembali selang air, mesin pompa, pakaian pelindung, dan tangga darurat yang mereka sempat gunakan berjibaku melawan api.
Kemudian, sejumlah petugas Polisi dari Tim Inafis Polrestabes Surabaya mulai berdatangan untuk melakukan serangkaian tahapan olah TKP di area apotek bekas terbakar