Berikut ulasan lengkapnya.
1. Cut Meyriska
Cut Meyriska kerap mendapatkan peran antagonis dalam sinetron yang dibintanginya.
Salah satu yang paling diingat adalah ketika dia membintangi sinetron "Catatan Hati Seorang Istri" sebagai Karin sang pelakor.
Image peran antagonis yang melekat pada Meyriska membuatnya harus mengalami kejadian kurang menyenangkan.
Akibat perannya itu, ia mengaku sampai sempat didorong oleh seseorang hingga berdarah.
Kendati begitu, hal tersebut tak membuat Cut Meyriska kapok namun justru senang. Sebab itu menunjukkan bahwa aktingnya berhasil.
"Ada abis acara nikahan teman aku, didorong sempat berdarah. Takut sih nggak, malah aku mau ajak mereka ngobrol kalau itu cuma akting," ujarnya santai.
2. Dinda Kanya Dewi
Memerankan peran antagonis dalam sinetron membuat Dinda Kanya Dewi harus menghadapi tabiat penonton yang jengkel terhadapnya.
Tak hanya sebatas hujatan, Dinda Kanya Dewi sampai harus berdarah-darah karena kelakuan fans yang terbawa emosi dan menyerangnya.
Memang, Dinda Kanya Dewi kerap mendapatkan peran antagonis dalam sinetron dan dia selalu sukses membawakan karakter jahat yang dibenci banyak orang.
Meski begitu, Dinda Kanya Dewi santai menghadapinya.
Menurutnya, itu merupakan bagian dari profesi yang dilakoninya dan Dinda pun tetap menyukai profesinya itu.
"Sempat biru-merah, berdarah juga udah pernah, ya aku rasain aja. Ini sudah kehidupan gue, gue suka banget sama seni peran," paparnya beberapa waktu lalu.
3. Yurike Prastika
Siapa yang tak kenal dengan Yurike Prastika?