Ternyata, menurut kesaksian warga yang saat itu berada di sekitar TKP, mereka melihat pengamen itu mencium bibir L.
"Lantas, pengamen itu langsung mencium bibir korban," kata David, tetangga korban.
Melihat hal tersebut, satu teman korban berlari ke arah David yang tengah memotong hewan kurban bersama warga.
Dengan nada panik, teman korban mengadu ke David jika ada pengamen yang bertindak seronok kepada korban.
Baca juga: Pelatih Menembak di Malang Diduga Lakukan Pelecehan, Ancam Para Korban agar Tutup Mulut
"Mendapat aduan itu, saya, warga, dan orang tua korban berupaya mengamankan pelaku. Melihat warga mendekat, pelaku lari terbirit-birit. Pelaku kami kejar. Pelaku dapat diamankan 500 meter dari tempat kejadian. Pelaku kami serahkan ke polisi," sebutnya.
Hingga kini identitas pelaku belum diketahui.
Tapi menurut David, ciri-ciri pelaku bertubuh kurus dan berpakaian lusuh.
Celana kain dan kausnya robek.
Selain itu, pelaku membawa ukulele.
"Gelagatnya aneh. Saya sempat mengamati dia hanya berjalan di perkampungan. Tidak mampir ngamen ke rumah-rumah warga," urainya.
Sementara itu, ibu korban, R menyebut tak lama pasca dilecehkan, sang anak pulang ke rumah sembari menangis.
Baca juga: Pasutri Korban Pembunuhan di Tulungagung Sempat Pesan Kambing Kurban, Tak Ada Jawaban Saat Dipanggil
R sempat mengira jika anaknya menangis karena terjatuh saat bermain.
"Rupanya, dari penuturan temannya, anak saya nangis karena dilecehkan pengamen," ungkapnya.
Korban dan dua temannya didampingi keluarga sudah melaporkan kejadian ini ke Mapolres Probolinggo Kota. (Danendra Kusuma/TribunJatim.com)
Perbuatan tak pantas lain yang memancing kecurigaan ibu seperti yang terjadi berikut ini.