Berita Viral

Kelaparan Tak Punya Uang, Pemulung Ngutil Kue di Pasar Berakhir Dikeroyok Warga, Polisi Turun Tangan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penampakan tempat tinggal Ngatinah, pengemis dihajar warga karena curi kue di pasar.

Hal ini diketahui setelah Ibu Tini terjaring operasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor pada Kamis (27/4/2023).

Dikutip Tribun Jatim dari TribunnewsBogor.com dari pantauan di lapangan, lokasi tempat mangkal Ibu Tini ini berupa kolong jembatan penyeberangan.

Lokasi itu berdekatan dengan tempat pembuangan sampah pinggir Jalan Panaragan.

Menurut warga di sekitar lokasi, Iwan (32), Ibu Tini ini kesehariannya mangkal di lokasi tersebut mengumpulkan barang bekas sambil menunggu orang buang sampah ke tempat sampah itu.

Baca juga: Nasib Artis Dulu Ayah Pemulung dan Ibu Penyapu Jalan, Kini Sukses Menjelma Jadi Ratu Kecantikan

"Dia cuma di sini doang, gak ngemis, gak apa, dia cuma cari makan di sini ngumpulin barang bekas, gak kemana-mana," kata Iwan kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (27/4/2023).

Dia mengatakan Ibu Tini ini juga biasa mangkal bersama seorang anaknya yang masih kecil dan tidur di sekitar lokasi mangkal tepatnya di emperan ruko.

Kegiatan Bu Tini memang selayaknya para gelandangan dan pengemis yang tersebar.

Namun, akhirnya identitas asli Bu Tini gelandangan pemilik cek Rp1,3 M itu akhirnya sedikit demi sedikit terkuak.

Sosok asli Bu Tini ternyata merupakan seorang ibu dua anak.

Setelah anak-anaknya beranjak dewasa, Bu Tini merantau dengan cara menjadi pemulung tersebut.

Bu Tini mengaku warga yang berasal dari Leuwiliang.

Menurut warga di sekitar lokasi, Iwan (32), Ibu Tini ini kesehariannya mangkal di lokasi tersebut mengumpulkan barang bekas sambil menunggu orang buang sampah ke tempat sampah itu.

"Dia cuma di sini doang, gak ngemis, gak apa, dia cuma cari makan di sini ngumpulin barang bekas, gak kemana-mana," kata Iwan kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (27/4/2023).

Dia mengatakan Ibu Tini ini juga biasa mangkal bersama seorang anaknya yang masih kecil dan tidur di sekitar lokasi mangkal tepatnya di emperan ruko.

Terpantau, di emperan ruko tersebut juga terdapat beberapa barang milik Ibu Tini yang ditinggalkan seperti kotak kayu, karung, tas, pakaian, sapu dan barang-barang lainnya yang diduga barang bekas yang dikumpulkannya.

Iwan yang merupakan pekerja serabutan yang juga nyambi sebagai pemulung ini mengaku sesekali mengobrol dengan Ibu Tini ini.

"Kalau ngobrol sama saya mah sih katanya dia orang Leuwiliang," kata Iwan.

Namun, kata Iwan, memang terkadang obrolan Ibu Tini tidak nyambung.

Ibu Tini ini setahu Iwan, punya dua anak laki-laki, yang satu masih kecil ikut menjadi gelandangan dan satu lagi sudah dewasa tinggal terpisah bekerja sebagai pedagang.

"(Anak yang dewasa) Jarang nengok, paling kemarin aja lebaran ke sini," kata Iwan.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Berita Terkini