TRIBUNJATIM.COM - Kondisi keluarga yang lompat dari apartemen di Penjaringan, Jakarta Utara diungkap tetangga.
Kondisi masa lalu keluarga tersebut diungkap oleh tetangga bernama Arif (47) yang sudah mengenal lama keluarga itu.
Arif menyebut jika keluarga tersebut adalah keluarga berada.
Namun semua berubah saat pandemi Covid-19 menerpa, hingga ekonomi keluarga keluarga itu terpuruk.
Baca juga: Akhir Tragis Petugas KPPS di Jember Nekat Lompat ke Dalam Sumur usai Pelantikan, Ngaku Rindu Ayah
Arif mengaku telah tinggal di apartemen tersebut sejak tahun 2017.
Sementara keluarga tersebut sudah tinggal lebih dulu di apartemen tersebut, jauh sebelum Arif datang.
Menurut Arif, sang suami, EA (50) sempat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ketika pandemi.
PHK tersebut pun langsung berimbas pada kondisi ekonomi mereka.
"Yang saya tahu, ketika pandemi suaminya terkena pemutusan hubungan kerja. Mulai dari sana, kehidupan keluarga ini terlihat sangat merana," kata Arif dilansir Tribun Jakarta, Selasa (12/3/2024).
Bahkan sang istri AEL (52) sempat menawarkan telur ayam kepada istri Arif untuk menyambung hidup mereka.
Kendaraan keluarga mereka yang awalnya menggunakan mobil Fortuner pun berganti menjadi mobil Gran Max.
"Dulu sempat pakai Fortuner, terakhir yang saya dengar menggunakan mobil Gran Max," ungkap Arif.
Semasa masih bertetangga, Arif mengaku tak pernah tinggal diam jika keluarga tersebut mengalami kesusahan.
Terhitung sudah tiga kali Airf membantu mereka dengan memberikan bantuan dana sebesar Rp 8 juta.
Arif merasa iba dengan kondisi mereka, sehingga ia berharap bantuan dana darinya bisa sedikit membantu kondisi ekonomi mereka.