Kepala Bidang Sejarah Purbakala, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kediri, Eko Prianto dalam acara itu memaparkan sejarah Kabupaten Kediri.
Disebutkan, Prasasti Harinjing yang ditulis menggunakan bahasa dan aksara Jawa kuno itu sejauh ini menjadi prasasti tertua yang di dalamnya menyebut kata Kadiri.
"Kediri berdasarkan kata dasar berarti mampu berswasembada dan berdiri tegak," terangnya.
Prasasti Harinjing, lanjut Eko, menceritakan tentang inovasi yang dilakukan Bhagawanta Bari dalam membangun Dhawuhan yang dulunya rawan banjir dengan membuat sudetan atau percabangan Sungai Harinjing ke arah barat.
Sudetan ini pula yang kini dimanfaatkan untuk pertanian.
"Di Brumbung (Kepung) ada juga prasasti terkait pengelolaan air dan pertanian," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1220 ini mengangkat tema Kedhiri Parartha Jayati. Sesuai arti tema tersebut menjadi harapan Kediri yang sejahtera, mulia dan jaya.