Permata juga menyoroti bahwa Fariz RM sendiri merasa tidak bisa kreatif tanpa narkoba.
“Dia pernah mencoba berhenti, tapi tidak ada satu pun karya yang selesai. Suaranya juga tidak sebagus dulu. Tekanan dari fans yang terus menanyakan karya baru membuatnya menjadi peminum. Alkohol inilah yang merusak kualitas suaranya," tambahnya lagi.
Hingga akhirnya Fariz kembali terjerumus ke dunia narkoba setelah sering bertemu teman lamanya di Bandung, kemudian bersama orang-orang terdekatnya di Jakarta.
Kabar ini semakin mempertegas betapa sulitnya perjalanan Fariz RM dalam melawan ketergantungannya pada narkoba.
Baca juga: Fakta-fakta Penangkapan Fariz RM Gegara Narkoba, Sempat Tak Mau Mengaku, ‘Saya Gak Tahu Apa-apa’
Fariz RM mengaku ada tekanan popularitas
Fariz RM kembali konsumsi narkoba dalam waktu setahun belakangan ini.
Hal itu diungkap oleh Kompol Telly Areska Putra Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan dalam rilis kasusnya
"Kalau yang sekarang ini, dari pengakuan, dari hasil pemeriksaan baru setahunan yang lalu," kata Kompol Telly Areska di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025).
Fariz RM sendiri mengakui sudah berkali-kali tersandung kasus narkoba. Namun ia mengatakan sudah berhenti setiap kali kasusnya selesai.
Ia mengatakan bahwa tekanan dari popularitas membuat dirinya terpaksa kembalu mengonsumsi narkotika.
"Yaa tentu saja, karena sudah berkali-kali. Setiap kali selesai kasus saya pasti berhenti," kata Fariz RM.
"Tapi mungkin tekanan-tekanan demi tekanan dari popularitas, itu jadi beban saja," lanjutnya.
Karena adanya beban dari popularitas sebagai musisi, Fariz RM mengatakan dirinya kembali tergelincir kasus yang sama keempat kali.
"Jadi mungkin membuat saya kembali tergelincir," beber Fariz RM.
Fariz RM minta maaf