Meski demikian, pelaksaan salat tarawih tercepat di Blitar ini menuai kontroversi dari warganet.
Baca juga: Pameran Peringatan 115 Tahun Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Berdiri, Ada Foto hingga Pakaian Ulama
Penjelasan Pondok Pesantren Mambaul Hikam
Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam, KH Dliyauddin Azzamzami Zubaidi, mengatakan kegiatan salat tarawih dengan gerakan cepat ini sudah menjadi tradisi pesantren selama lebih dari seratus tahun.
"Salat tarawih ini terdiri dari 23 rakaat, termasuk witir, dan hanya memakan waktu 10 menit," ujarnya dikutip dari TribunnewsBogor.com ( grup TribunJatim.com ), Senin (3/3/2025).
Lebih lanjut, Dliyauddin membeberkan jika tradisi salat tarawih cepat sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka.
"Tradisi ini dimulai oleh KH Abdul Ghofoer pada 1907 dan tetap dipertahankan hingga kini," tegasnya.
Setiap malam, masjid pesantren dipenuhi ribuan jemaah dari berbagai daerah, baik lokal maupun luar kota, yang tertarik mengikuti salat tarawih cepat ini.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id
Berita Viral dan Berita Jatim lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com