Jumlah tersebut meningkat 14,9 persen dibandingkan periode mudik di tahun 2024 lalu. Tingginya volume kendaraan ini membuat pihak Tol Jomo akan bekerjasama dengan PJR Polda Jatim III untuk melakukan rekayasa lalu lintas serta menyiapkan tambahan 10 mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol.
"Kami menyiagakan 200 petugas di sepanjang jalur Tol untuk membuat kelancaran perjalanan pemudik," ucapnya saat konferensi pers di kantor MHR Tol Jomo pada Selasa (25/3/2025).