Menit 30, Madura United mendapat peluang emas lewat pergerakan Youssef Ezzejjari setelah mendapat umpan daerah Lulinha.
Sayang sepakannya yang sudah berhadapan langsung dengan kiper, melambung jauh di atas gawang Svay Rieng.
15 menit akhir babak pertama, tempo permainan menurun, dua tim lebih sabar mencari celah pertahanan lawan.
Meski sama-sama berupaya, tak ada tambahan gol.
Skor 2-0 untuk keunggulan Svay Rieng tak berubah hingga babak pertama usai.
Awal babak kedua, Madura United memasukkan tiga pemain baru, Ilhamsyah, Miljan Skrbic, dan Andi Irfan.
Masuknya tiga pemain tersebut menjadikan lini depan Madura United semakin agresif mengejar ketertinggalan 2-0 di babak pertama.
Madura United mendapat peluang di menit 53 lewat tendangan Andi Irfan, namun terlalu lemah.
Semenit setelahnya, giliran Svay Rieng mengancam gawang Madura United, namun Miswar Saputra berhasil menggagalkan tendangan melengkung Sosidan.
Menit 55, Miswar kembali menyelamatkan gawangnya dari tendangan keras Kapten Svay Rieng, Visal.
Tempo permainan terus berjalan cepat, dua tim silih ganti menekan.
Sempat mendominasi, memasuki menit 65, Madura United kembali tertekan.
Namun hingga menit 80, lini pertahanan tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu masih tampil disiplin.
Madura United tidak kunjung keluar dari tekanan Svay Rieng.
Terus ditekan, gawang Madura United kembali kebobolan di menit 90 lewat tendangan Min Ratanak setelah menerima umpan tarik Gabriel Silva, skor 3-0 untuk tim tuan rumah.