Sekolah Rakyat di Pacitan Tambah Rombongan Belajar, Calon Peserta Didik Diseleksi
Rombongan Belajar (Rombel) Sekolah Rakyat (SR) di Pacitan bertambah. Setelah sebelumnya hanya diberikan kuota 2 rombel.
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Rombongan Belajar (Rombel) Sekolah Rakyat (SR) di Pacitan bertambah. Setelah sebelumnya hanya diberikan kuota 2 rombel.
Saat ini, rombel sekolah rakyat di Kabupaten dengan sebutan kota 1001 goa bertambah menjadi 4 rombel. “4 rombel sebelumnya 2 rombel,” ungkap Plt Kepala Dinas Sosial Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, Jumat (13/5/2025).
Pandu menjelaskan, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memang meminta kepada Kementerian Sosial (Kemenso) untuk menambah rombel.
“Karena antusias warga untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah rakyat membludak. Setelah diseleksi untuk desil 1 dan 2 ada 200 anak yang berminat,” katanya.
Keputusan bertambahnya rombel dari Kemensos, kata dia, pada awal Juni 2025 ini. Sehingga sah, rombel sekolah rakyat di Kabupaten Pacitan ada 4 rombel.
Baca juga: Sekolah Rakyat Mojokerto Siap Dibuka Juli 2025, Renovasi Gedung Diklat Dikebut
Dia menjelaskan saat ini, Dinsos masih melakukan berbagai tes untuk rekrutmen siswa. Dimana yang mendaftar ada 200 calon pesert didik.
“Kemudian bulan lalu kami lakukan tes minat dan bakat. Ditemukan ada 100 siswa ditambah 10 persen untuk cadangan,” paparnya.
Baca juga: Ini Penyebab Belum Ada Penerimaan Siswa Sekolah Rakyat di Tulungagung Tahun 2025
Pandu mengatakan bahwa sudah ada 110 siswa yang siap mengikuti Sekolah Rakyat. Mereka masih akan dilakukan tes kebugaran kesehatan dan wawancara.
“Yang jelas kami siap menjadi kloter pertama sekolah rakyat. Segala persiapan telah dilakukan,” pungkas Pandu Pandu—sapaan akrab—Plt Kepala Dinas Sosial Pacitan, Khemal Pandu Pratikna.
| Jelang Bhayangkara FC vs Madura United, Rakhmat Basuki Fokus Matangkan Lini Pertahanan |
|
|---|
| Presiden BEM Ubhara Surabaya Kritik Wacana Penutupan Prodi, Pertanyakan Dasar Kebijakan |
|
|---|
| Tak Kuat Tahan Hawa Nafsu, Ayah di Surabaya Gelap Mata Nodai Anaknya, Manfaatkan Rumah Sepi |
|
|---|
| Sasar Pasar Nasional, UMKM Canoi Surabaya Olah Hasil Laut Kenjeran Jadi Camilan Premium |
|
|---|
| Prabowo Respons Ejekan soal Kebijakan: Kita Berada di Jalan yang Benar, Rakyat Harus Sejahtera |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Plt-Kadinsos-Kabupaten-Pacitan-Khemal-Pandu-Pratikna.jpg)