Prabowo Respons Ejekan soal Kebijakan: Kita Berada di Jalan yang Benar, Rakyat Harus Sejahtera

Presiden Prabowo Subianto menanggapi ejekan terkait kebijakan pada pemerintahannya.

Tayang:
Tangkapan layar Kompas TV
TANGGAPI KRITIKAN - Presiden Prabowo Subianto berbicara di tengah warga Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Prabowo mengaku sering diejek terkait kebijakan pada pemerintahannya. Namun, Prabowo menegaskan dirinya tidak akan ragu-ragu untuk menjalani kebijakan tersebut karena berada di jalan yang benar. 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto mengaku sering mendapat ejekan terkait kebijakan pemerintahannya, namun menegaskan tetap yakin berada di jalur yang benar demi meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya para nelayan Indonesia.
  • Pemerintah menargetkan pembangunan 1.582 kapal ikan pada 2026 yang akan dibagikan kepada koperasi nelayan.
  • Prabowo Subianto juga berjanji memperbaiki kondisi desa nelayan secara besar-besaran dengan target 1.386 desa nelayan diresmikan pada Desember 2026. 

 

TRIBUNJATIM.COM - Presiden Prabowo Subianto menanggapi ejekan terkait kebijakan pada pemerintahannya.

Ia mengaku sering mendapat ejekan.

Prabowo menegaskan dirinya tidak akan ragu menjalani kebijakan karena menurutnya berada di jalan yang benar.

Hal ini diungkapkan Prabowo saat peresmian Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

“Saya sering diejek, Prabowo Prabowo ini-ini, Prabowo itu, tapi saya tidak ragu-ragu, untuk rakyat kita tidak ragu-ragu,” kata Prabowo.

“Kita berada di jalan yang benar, rakyat kita harus sejahtera, saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera setiap hari karena penghasilannya baik," sambunya, dikutip dari kompas.tv.

Baca juga: Pesan Prabowo ke Purbaya setelah Rupiah Melemah: Uang Saya Banyak, Nggak Usah Takut

Bangun 1.582 Kapal

Oleh karena itu, Prabowo bertekad akan membangun 1.582 kapal ikan pada tahun ini.

“Nanti kita akan bantu kita, akan bagikan kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dan keluarganya bikin koperasi,” ujar Prabowo.

“Nanti akan diatur, apakah 30 nelayan suatu koperasi atau 30 nanti kita beri kapal. Kapal ada yang kecil, menengah, dan ada yang besar.”

Prabowo menginginkan bukan lagi kapal-kapal asing yang mengambil ikan di laut Indonesia tetapi kapal milik rakyat Indonesia.

“Kita ingin bukan kapal asing yang mengambil di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” ucap Prabowo.

Baca juga: Prabowo Janji ke Buruh Buat Cicilan KPR Bisa sampai 40 Tahun: Tak Mungkin Lari Kemana-mana

Perbaiki Kondisi Nelayan Besar-besaran

Prabowo juga berjanji akan melakukan perbaikan kondisi nelayan secara besar-besaran mulai tahun ini.

Dia menargetkan, setidaknya 1.386 desa nelayan di seluruh Indonesia dapat diresmikan pada Desember 2026.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo yang didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, di hadapan masyarakat di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved