Imbas Harga Plastik Naik, Pedagang Es di Banyuwangi Terpaksa Naikkan Harga

Para pedagang minum es dalam kemasan di Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan lonjakan harga kemasan plastik hingga 70 persen.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
KELUHKAN HARGA PLASTIK - Mariani sedang membuat es kelapa muda untuk pelanggan di Banyuwangi, Selasa (7/4/2026). Kenaikan harga kemasan plastik membebani pedagang. 
Ringkasan Berita:
  • Harga gelas plastik naik dari Rp11 ribu menjadi Rp21 ribu per slop.
  • Pedagang terjepit antara menaikkan harga atau menekan margin.
  • Sebagian pedagang mulai menaikkan harga jual minuman.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Para pedagang minuman es di Banyuwangi mengeluhkan lonjakan harga kemasan plastik hingga 70 persen.

Mereka bimbang antara menaikan harga jual es atau bertahan dengan harga lama namun margin berkurang.

Mariani (40), pedagang es kelapa muda di Jalan Kepiting, Kecamatan Banyuwangi, mengatakan, harga gelas kemasan plastik yang ia beli naik dari Rp 11 ribu per slop menjadi Rp 21 ribu per slop. Hampir dua kali lipat.

"Naiknya bertahap. Awalnya ke Rp 13.500, lalu naik lagi Rp 15 ribu, sekarang sudah Rp 21 ribu," kata Mariani.

Itu belum termasuk kantong plastik kresek yang juga naik harga. Setiap ada pembeli es yang membungkus, Mariani selalu menyertainya dengan kantong kresek. Harga kantong kresek naik Rp 6.300 menjadi Rp 9.700 per pack.

Baca juga: Ismail Penjual Pentol Pamekasan Balik Pakai Lidi Terimbas Harga Plastik Naik, Keuntungan Makin Tipis

Pedagang Tertekan, Pelanggan Jadi Pertimbangan

Kenaikan harga kemasan plasik itu membebani bagi para perdagang seperti Mariani. Sebab, sebagian besar pembeli memilih untuk membungkus es kelapa muda.

Hanya sedikit dari pembeli yang meminum di tempat. Untuk mereka yang minum di tempat, Mariani menyediakan wadah gelas kaca.

Baca juga: Industri Air Minum Kemasan di Bondowoso Keluhkan Plastik Langka Usai Harga Naik: Bisa Stop Produksi

Dengan harga kemasan plastik saat ini, Mariani memilih untuk mempertahankan harga jual. Ia menjual es kelapa muda Rp 5 ribu per gelas.

"Kalau mau naikin harga, khawatir pelanggannya pergi," sambungnya.

Sebagian Pedagang Mulai Naikkan Harga

Namun apabila harga kemasan plastik terus melambung, mau tak mau ia akan menaikan harga jual.

"Tapi mudah-mudahan jangan naik terus. Kami sih berharapnya harganya bisa turun seperti kemarin," lanjut dia.

Beda cerita dengan Lucky, pemilik kedai es teh hijau dalam kemasan di Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Sejak harga gelas kemasan plastik melonjak, ia memilih untuk menaikkan harga agar tetap bisa untung.

"Naik dari Rp 3 ribu, sekarang jadi Rp 3.500 per gelas," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved