Dimintai Uang Saku Anak yang Akan Berangkat ke Luar Negeri, Suami Bakar Istri & Diri Sendiri

Kasus penyiraman dan pembakaran yang terjadi, menurut kakak korban, didasari oleh masalah ekonomi keluarga.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Alga W
Dok Polsek Gambiran
TERBAKAR - Polisi dari Polsek Gambiran mendatangi pelaku dan korban yang merupakan pasangan suami istri di RSUD Genteng, Sabtu (25/4/2026) dini hari. Keduanya mengalami luka bakar ekstrem. 

Ringkasan Berita:
  • Suami tega menyiram bensin dan membakar istri.
  • Menurut kakak kandung korban, Masrukin, rumah tangga pelaku dan korban sudah tak harmonis sejak lama.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Suami bernama Sularni (63) tega menyiram bensin dan membakar istri bernama Nur Khasanah (56), Jumat (24/4/2026) tengah malam.

Peristiwa tersebut terjadi di kediaman mereka di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh permasalahan yang terjadi pada pasangan tersebut.

Mereka kerap bertengkar, bahkan beberapa saat sebelum kejadian.

"Awal mula sekitar pukul 16.00 WIB, korban bertengkar dengan suaminya diduga terdapat permasalahan terkait perekonomian di dalam keluarga," ujar Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto.

Menurut kakak kandung korban, Masrukin, rumah tangga pelaku dan korban sudah tak harmonis sejak lama.

"Sering bertengkar serta sudah sempat mengajukan perceraian pada Maret," katanya kepada polisi.

Meski sempat muncul gugatan perceraian, status keduanya masih sah sebagai suami-istri.

Hingga peristiwa naas tersebut terjadi, belum ada keputusan pada Pengadilan Agama Kabupaten Banyuwangi.

Kasus penyiraman yang terjadi, menurut dia, didasari oleh masalah ekonomi keluarga.

Masalah ekonomi yang dimaksud, yakni kebutuhan untuk uang saku sang anak yang akan berangkat ke luar negeri.

Setelah ditolong warga, korban dan terduga pelaku dibawa ke RSUD Genteng.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, korban mengalami luka bakar sebesar 100 persen dan terduga pelaku mengalami luka bakar 85 persen.

"Dimungkinkan korban dan terduga pelaku akan dirujuk di RSUD Belambangan untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih intensif, karena menurut penjelasan dari dokter potensi kematian luka bakar sangat tinggi sehingga dibutuhkan ruang isolasi khusus untuk menangani hal tersebut," ujar dia.

Baca juga: Teriakan Istri Hendak Salat Isya Tiba-tiba Disiram Bensin & Dibakar, Suami Ikut Bakar Diri

Kronologi

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved