Pemkot Batu Bangun Smart Integrated Farming 2026–2029, Gabungkan Pertanian hingga Perikanan
Nantinya pengembangan Smart Integrated Farming akan dikembangkan selama periode 2026 hingga 2029
Penulis: Dya Ayu | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Pemkot Batu akan mengembangkan Smart Integrated Farming sebagai sistem pertanian terpadu.
- Program ini memadukan pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu ekosistem.
- Lahan seluas sekitar 3 hektare di Bulukerto disiapkan sebagai lokasi pengembangan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu akan mengembangkan program Smart Integrated Farming atau sistem pertanian terpadu.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno mengatakan saat ini pihaknya mulai menyiapkan lahan dan infrastruktur untuk mewujudkan program yang ada dalam visi dan misi kepala daerah.
Nantinya pengembangan Smart Integrated Farming akan dikembangkan selama periode 2026 hingga 2029 yang terdiri dari pertanian, peternakan, hingga perikanan yang dikelola dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Baca juga: Kota Batu Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkot Matangkan Rekayasa Lalu Lintas
Tahap Penyusunan Grand Design
“Lokasinya direncanakan berada di lahan milik Pemkot di Bulukerto dengan luas kurang lebih tiga hektar,” kata Hendry Suseno, Selasa (10/3/2026).
Lanjut Hendry, saat ini telah memasuki tahap penyusunan grand design dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyiapkan kebutuhan infrastruktur pendukung.
“Nantinya akan dibangun sarana teknis seperti screen house, kandang ternak, serta penyiapan lahan-lahan untuk percontohan. Selain itu juga dibangun jalan, penerangan, hingga pembangunan TPS 3R. Sehingga perlu kolaborasi berdama OPD mainnya,” ujarnya.
Pembangunan Dimulai 2027
Setelah grand design selesai dibuat, pembangunan akan mulai dilakukan pada 2027 dan ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2028.
“Target kami pada 2029 program Smart Integrated Farming ini sudah bisa berjalan dan menjadi percontohan pengembangan pertanian terpadu di Kota Batu,” pungkasnya.
Smart Integrated Farming
Pemerintah Kota Batu
pertanian
berita Kota Batu
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Sosok Pemilik Yayasan Little Aresha, Daycare yang Aniaya 53 Anak Belum Punya Izin Resmi |
|
|---|
| Nasib Apes Penjual Tisu Surabaya: Usai Viral Pukul Tukang Cukur, Tertangkap Polisi Saat Live TikTok |
|
|---|
| Demi Prinsip, Abah Sadri Tolak Rp 5 Juta dari Gubernur Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Strategi Agresif Marcos Santos, Arema FC Siap Redam Rivera dan Bruno Moreira di Derbi Jatim |
|
|---|
| Gasak Banner Iklan di Simpang Empat Jalan Cemara, Empat Pemuda Diringkus Polisi Kota Blitar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/program-Smart-Integrated-Farming-atau-sistem-pertanian-terpadu.jpg)