Persaingan Kursi Sekda Kota Batu, Pengamat UMM Soroti Integritas dan Potensi Benturan Kepentingan
Seleksi terbuka (Selter) Sekretaris Daerah Kota Batu sampai dengan saat ini masih bergulir.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Status Seleksi: Tersisa 6 calon dari 10 pendaftar awal.
- Kandidat Unggulan: Alfi Nurhidayat dan Mohammad Nur Adhim disebut sebagai calon kuat berdasarkan rekam jejak.
- Kriteria Ideal: Integritas tinggi, loyalitas pada lembaga, dan bebas dari catatan hukum/etika.
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Seleksi terbuka (Selter) Sekretaris Daerah Kota Batu sampai dengan saat ini masih bergulir.
Dari 10 kandidat yang mendaftar, kini tersisa enam calon Sekda yang bertarung memperebutkan tahta pimpinan tertinggi birokrasi pemerintahan di Kota Batu.
Enam calon itu ialah Kepala Dinas Pendidikan Alfi Nurhidayat, Kepala Bapenda Mohammad Nur Adhim, Kepala Bakesbangpol Akhmad Dahlan, Kepala Kepala Disperkim Arief As Siddiq, Kepala Bapelitbangda Bangun Yulianto dan Inspektur Endro Wahjudi.
Bicara soal sosok Sekda ideal dan seleksi Sekda yang ‘bersih’, Analis Sosial Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof. Dr. Wahyudi Winarjo, M.Si menilai Sekda wajib memiliki catatan bersih selama menjabat di Lingkungan Pemkot Batu maupun dalam kehidupan di luar pekerjaan.
Baca juga: Pembongkaran di Simpang Patih Kota Batu Sempat Diprotes PKL, Minta Relokasi dan Kompensasi
Analisis Pengamat: Track Record Bersih Adalah Harga Mati
“Sekda tentunya punya track record yang bersih, berpengalaman, memiliki jiwa pengabdian yang tinggi, serta memiliki komitmen, loyalitas, dan integritas yang tidak diragukan lagi,” kata Prof. Wahyudi Winarjo kepada Tribunjatim.com, Kamis (14/5/2026).
Berdasarkan ‘head to head’ yang berkembang, dari enam calon ini, Alfi Nurhidayat dan Adhim disebut-sebut menjadi calon terkuat.
Ini tak lepas dari sepak terjang keduanya. Alfi unggul sebagai sosok pejabat yang merakyat dan sat set dalam segala medan. Mengingat sebelum menjadi Kepala Dinas Pendidikan, ia menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR yang terbiasa ditempa di lapangan.
Sedangkan Adhim yang menjabat sebagai Kepala Bapenda dinilai menguasai soal pengelolaan pendapatan, khususnya dalam memungut pajak daerah dan retribusi.
“Mas Alfi adalah salah satu ASN yang memiliki komitmen, loyalitas dan integritas yang tinggi baik kepada pimpinan maupun lembaga dimana dia mengabdi di dalamnya,” ujarnya.
Sementara bicara soal Panitia Seleksi (Pansel) yang ‘bersih’ dan obyektif dalam rangkaian Selter, tanpa ada relasi kedekatan atau kekerabatan dengan kandidat, Wahyudi tak menampik jika hal itu sulit diwujudkan.
“Untuk tradisi Indonesia mendapatkan personalia Pansel yang benar benar tidak terhubung dengan para kandidat itu tidak mudah. Apalagi jika areanya sempit seperti di Malang ini. Oleh sebab itu semua kembali ke pilihan komitmen pribadi para Pansel serta pemegang kekuasaan itu sendiri. Mereka harus sekuat mungkin menghindari conflict of Interest (benturan kepentingan,red) dalam menjalankan amanahnya,” jelasnya.
Sebelumnya enam kandidat Sekda telah menjalani asesmen manajerial dan sosial kultural (Mansoskul) di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Senin (11/5/2026) lalu,
Baca juga: Pelajar Kota Batu Bisa Nikmati Promo Tiket Mikutopia Diskon 50 Persen saat Libur Panjang
Dalam fase asesmen Mansoskul ini, calon Sekda wajib menjalani tahap analisis studi kasus, simulasi pemecahan persoalan bidang pemerintahan, hingga tes intelektual dan penggalian potensi individu.
Setelah asesmen di Surabaya, calon Sekda akan menjalani asesmen berupa pemaparan makalah dan wawancara akhir di hadapan panitia seleksi di Balai Kota Among Tani pada Senin (18/5/2026).
Selain itu calon Sekda juga akan mengikuti tes kesehatan jasmani dan rohani pada Kamis (21/5/2026) di RSUD Karsa Husada sebagai bagian dari syarat penetapan calon Sekda definitif.
Analis Sosial Politik
seleksi terbuka
Sekda Kota Batu
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Prof. Dr. Wahyudi Winarjo
Kota Batu
TribunJatim.com
| Sinergi TNI dan Kementan, Panglima TNI hingga Mentan Hadiri Panen Raya Kedelai 100 Hektar di Nganjuk |
|
|---|
| Pascakecelakaan KA Sangkuriang, Perlintasan Bedadung Jember Belum Beroperasi Meski Fasilitas Lengkap |
|
|---|
| Lepas 4.920 Lulusan SMK ke Luar Negeri, Gubernur Khofifah: Tulungagung Jadi Penyumbang Terbesar |
|
|---|
| Aji Mumpung Manchester United Incar Valverde Manfaatkan Konflik Internal Real Madrid |
|
|---|
| Tak Bisa Sentuh Hajar Aswad? Simak Doa dan Tata Cara Tawaf saat Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Analis-Sosial-Politik-Universitas-Muhammadiyah-Malang.jpg)