Haji 2026
Tak Bisa Sentuh Hajar Aswad? Simak Doa dan Tata Cara Tawaf saat Haji
Umat Islam disunnahkan untuk mencium atau menyentuh Hajar Aswad ketika memulai tawaf sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Ringkasan Berita:
- Jamaah yang tidak bisa mencium Hajar Aswad tetap bisa mengikuti sunnah dengan memberi isyarat tangan sambil membaca takbir tanpa memaksakan diri.
- Hajar Aswad merupakan batu mulia di sudut Ka’bah yang menjadi titik awal dan akhir tawaf serta memiliki sejarah penting dalam Islam.
- Tawaf sesuai sunnah dilakukan tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, dimulai dari Hajar Aswad sambil membaca takbir dan memperbanyak doa serta zikir.
TRIBUNJATIM.COM - Hajar Aswad menjadi salah satu bagian paling istimewa di Kabah yang selalu dipadati jamaah terutama di musim haji saat ini.
Umat Islam disunnahkan untuk mencium atau menyentuh Hajar Aswad sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Namun, padatnya kondisi di sekitar Kabah membuat jemaah kesulitan untuk bisa mendekat langsung ke batu mulia tersebut.
Dalam kondisi demikian, jamaah tetap bisa menjalankan sunnah dengan memberi isyarat tangan sambil membaca doa atau takbir ke arah Hajar Aswad.
Baca juga: Daftar Barang yang Banyak Dikirim Jemaah Haji dari Tanah Suci ke Indonesia, Simak Tarif dan Caranya
“Sesungguhnya Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata kepada Hajar Aswad: ‘Demi Allah, sungguh aku mengetahui bahwa engkau hanyalah batu, tidak dapat memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat. Seandainya aku tidak melihat Nabi SAW menyentuhmu, niscaya aku tidak akan menyentuhmu.” Lalu beliau pun menyentuhnya. Kemudian beliau berkata: ‘Apa urusan kita dengan ramal (berlari-lari kecil saat thawaf)? Dahulu kami melakukannya untuk memperlihatkan kekuatan kepada kaum musyrikin, padahal sekarang Allah telah membinasakan mereka.” Lalu beliau berkata lagi: ‘Sesuatu yang pernah dilakukan Nabi SAW, maka kami tidak suka meninggalkannya.’” (HR Bukhari)
Namun, karena kondisi yang sangat padat, tidak semua jamaah bisa mendekat, menyentuh, atau mencium Hajar Aswad secara langsung.
Selain itu, para ulama tidak menganjurkan jemaah perempuan untuk menyentuh dan mencium Hajar Aswad jika lokasi tersebut padat oleh jemaah laki-laki karena dikhawatirkan dapat menimbulkan fitnah dan kondisi yang tidak diinginkan.
Dalam kondisi tersebut, jamaah tetap dapat mengikuti sunnah dengan memberi isyarat menggunakan tangan ke arah Hajar Aswad sambil membaca doa atau takbir tanpa perlu memaksakan diri hingga membahayakan orang lain.
Mengutip Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut ini doa ketika tidak bisa menyentuh Hajar Aswad.
Doa Ketika Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad
بِسْمِ اللهِ، اللهُ أَكْبَرُ
Bismillāhi, Allāhu Akbar
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”
Atau membaca:
اللهُ أَكْبَرُ
Allāhu Akbar
Artinya: “Allah Maha Besar.”
Sejarah Hajar Aswad dalam Islam
| Rahasia Panjang Umur Mbah Ropingi yang Naik Haji di Usia 103 Tahun, Sehari-hari Masih Berkebun |
|
|---|
| Jemaah Haji Bisa Kirim Oleh-oleh dari Makkah ke Indonesia, Segini Tarifnya |
|
|---|
| Kisah Nafesa Aryasatya, Jemaah Haji Termuda Bondowoso 2026 Bawa Mimpi Jadi Tentara |
|
|---|
| 1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Diberangkatkan dalam 5 Kloter, Jemaah Tertua Berusia 103 Tahun |
|
|---|
| Bupati Bondowoso Lepas 548 Calon Jemaah Haji Kloter 85 dan 86, Titip Doa untuk Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-jemaah-haji-di-Masjidil-Haram-Makkah-ilustrasi-haji-ilustrasi-kabah.jpg)