Bisnis
Mengenal Lebih Dekat dengan Hulu Migas: Eksplorasi dan Eksploitasi
Melalui peresmian Migas Corner ITS ini, SKK Migas dan KKKS ingin mengajak publik mengenal lebih dalam proses disektor hulu minyak bumi dan gas alam
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebagai upaya lebih dekat dengan masyarakat, Satuan Kerja Khusus Pelaksana kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meresmikan Migas Corner pada Kamis (17/7/2025) lalu.
Peresmian ini dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dan Rektor
ITS, Bambang Pramujati.
Migas Corner adalah sebuah ruang edukasi interaktif yang menghadirkan berbagai informasi, mulai dari melihat sejarah industri migas di Indonesia, tata kelola migas, alur industri hulu dan hilir, skema cost recovery dan gross split, data wilayah kerja migas, proses
di hulu migas, termasuk eksplorasi, development, production, dan abandonment, hasil riset migas ITS, tayangan video imersif, hingga informasi lainnya seputar industri hulu migas.
Melalui peresmian Migas Corner ITS ini, SKK Migas dan KKKS ingin mengajak publik mengenal lebih dalam proses disektor hulu minyak bumi dan gas alam (Migas) yang menjadi tulang punggung perekonomian dan ketahanan energi nasional.
Sistem Pengelolaan Migas Indonesia
Dalam rangka mengamalkan amanat Pasal 33 Ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, yang menyatakan bahwa 'Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat',
pemerintah menugaskan SKK Migas.
Berdasarkan Peraturan Presiden No. 95/2012 jo. Peraturan Presiden No. 9/2013, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No. 36/2018 jo. Peraturan MESDM No. 2/2022, SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama.
Pembentukan lembaga ini bertujuan memastikan pemanfaatan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara memberikan manfaat dan penerimaan maksimal bagi negara demi kemakmuran rakyat.
Jika ditelaah dari hulu hingga hilir migas, terdapat pemangku kepentingan utama pada setiap sektor. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bertindak sebagai regulator yang menetapkan kebijakan dan mengawasi kepatuhan mencakup survei umum,
penyiapan dan penawaran wilayah kerja, hingga penunjukan kontraktor.
Baca juga: SKK Migas Apresiasi Peran Media dalam Mendorong Kemajuan Industri Hulu Migas
Di bawah koordinasinya, SKK Migas mengelola sektor hulu, sementara Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengurus sektor hilir.
Sebagaimana diketahui bersama, jika berbicara hulu migas maka ada dua kegiatan utama di dalamnya, yakni kegiatan eksplorasi dan eksploitasi. Hulu migas merupakan fase awal dalam rantai usaha minyak dan gas bumi di Indonesia, hulu migas berfokus pada kegiatan mencari dan mengidentifikasi sumber daya migas potensial, melakukan pengeboran sumur-sumur migas dan melakukan pengangkatan migas dari dalam lapisan bumi sampai dengan proses serah di titik serah (custody point) yang biasa disebut sebagai lifting migas.
Sedangkan sektor hilir migas, lebih berfokus pada kegiatan pengolahan, transportasi dan distribusi minyak dan gas bumi yang telah diekstraksi di kilang-kilang migas. Proses ekstraksi ini mencakup pemurnian, pengolahan, penyimpanan dan pengiriman produk-
produk migas di fase akhir kepada konsumen atau industri-industri lainnya.
Eksplorasi dan Eksploitasi
Hulu migas memiliki siklus bisnis yang panjang dari mulai survei seismik yang dapat menghabiskan masa waktu 3-6 tahun, lanjut pada fase pengembangan lapangan, sampai dengan akhir siklus hulu migas yakni fase abandonment yang dapat memakan waktu kurang
lebih 25 tahun.
Eksplorasi adalah tahapan krusial dalam menemukan dan memperkirakan cadangan minyak dan gas bumi, baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore). Proses ini mengombinasikan studi geologi dan geofisika melalui survei seismik.
Migas Corner ITS
Satuan Kerja Khusus Pelaksana kegiatan Usaha Hulu
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
SKK Migas
TribunJatim.com
| Dari Magetan ke Mancanegara, Perjalanan Mitra Binaan Pertamina Patra Niaga Mampu Tembus Pasar Ekspor |
|
|---|
| Agresif di Kota Kedua, ISP Gayatri Targetkan 20.000 Pelanggan dan Ekspansi ke Jawa Barat pada 2027 |
|
|---|
| Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa, SKK Migas–KKKS Jabanusa Dorong Edukasi Hulu Migas yang Transparan |
|
|---|
| Dorong Transisi Energi, Paiton Energy Ajak Mahasiswa Berinovasi dan Perkuat Sinergi Kampus-Industri |
|
|---|
| Bersama Pertamina Patra Niaga, Pesanggrahan Mampu Tumbuh Menuju Kampung Berkelanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Satuan-Kerja-Khusus-Pelaksana-kegiatanUsaha-Hulu-Minyak.jpg)