PT Siantar Top Tbk Optimistis Pertumbuhan Dua Digit di Tahun 2026

PT Siantar Top Tbk optimistis hingga akhir 2025 kinerja masih dapat tumbuh sekitar 4 persen

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Sri Handi Lestari
OPTIMIS TUMBUH - Armin, Direktur Utama PT Siantar Top Tbk bersama Suwanto, Direktur Siantar Top (tengah dan kanan), saat public expose perseroan di Surabaya, Selasa (9/12/2025). Siantar Top optimistis hingga akhir 2025 kinerja masih dapat tumbuh sekitar 4 persen.  

Ringkasan Berita:
  • Penjualan bersih kuartal III 2025 naik 4,35 persen menjadi Rp3,86 triliun, laba bersih Rp885 miliar.
  • Ekspor kontribusi 18–20 persen, naik 5–6 persen, dengan ekspansi ke Kanada dan Eropa.
  • Target 2026: pertumbuhan dua digit, fokus pada biskuit, noodle, dan crackers.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Siantar Top Tbk, perusahaan makanan ringan ini mencatatkan kinerja penjualan bersih hingga kuartal III tahun 2025 yang tumbuh 4,35 persen. 

Mencapai Rp 3,86 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2024 lalu yang mencapai Rp 3,70 triliun.

"Dari capaian penjualan bersih tersebut, laba bersih kami hingga kuartal III tahun 2025 mencapai Rp 885 miliar," kata Armin, Direktur Utama PT Siantar Top Tbk, saat public expose perseroan di Surabaya, Selasa (9/12/2025).

Dengan pencapaian tersebut, Siantar Top optimistis hingga akhir 2025 kinerja masih dapat tumbuh sekitar 4 persen. Adapun laba yang sempat tercatat menurun pengalokasian kas kepada entitas anak usaha.

Armin menambahkan bahwa sepanjang 2025 ekspor tetap menunjukkan performa baik, meski pasar lokal sedikit melambat. Dia berharap kondisi pasar domestik akan membaik menjelang akhir tahun.

Baca juga: Pengendara Tertib di Kediri Dapat Hadiah Snack hingga Bunga saat Operasi Patuh Semeru 2025

Ekspor Jadi Motor Pertumbuhan

"Saat ini komposisi ekspor berada pada kisaran 18-20 persen dan diproyeksikan meningkat di penghujung tahun. Secara total, penjualan ekspor tahun ini tercatat naik sebesar 5-6 persen," jelasnya.

Meski kondisi ekonomi global diperkirakan masih bergejolak, perseroan yang melantai di pasar bursa dengan kode STTP ini tetap membidik pertumbuhan kinerja dua digit di tahun 2026.

Armin menjelaskan bahwa situasi ekonomi pada 2026 masih perlu dicermati secara hati-hati, mengingat stabilitas global belum sepenuhnya pulih. Namun, ia menegaskan bahwa perseroan memiliki strategi yang cukup solid untuk tetap tumbuh di tengah ketidakpastian.

"Kami melihat situasi pada 2026 masih penuh tantangan karena perekonomian belum stabil. Namun, kami tetap optimis kinerja perusahaan bisa tumbuh dua digit," ungkapnya.

Target 2026: Pertumbuhan Dua Digit

Dia menambahkan bahwa kepercayaan diri tersebut didorong oleh kekuatan internal perusahaan, termasuk kemampuan inovasi produk serta penetrasi pasar yang semakin meluas.

Untuk mencapai target tersebut, Siantar Top menyiapkan strategi pengembangan produk yang lebih terfokus. "Fokus utama kami ada pada tiga kategori yakni biskuit, noodle, dan crackers. Tiga lini ini terus kami kembangkan agar mampu mendongkrak kinerja," ujar Armin.

Dari sisi ekspor, Siantar Top sudah menjangkau pasar Asia Pasifik dan Timur Tengah. Potensi pasar internasional yang terus berkembang menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan perseroan.

Khusus di kawasan Timur Tengah, Armin menyebut perseroan akan memperkuat penetrasi baik di negara yang sudah dimasuki maupun yang masih menjadi target perluasan.

"Kami menganut paham multiproduk baik untuk pasar domestik maupun internasional. Ini membuat kami fleksibel dan bisa memenuhi preferensi konsumen di berbagai negara," tambah Suwanto Direktur PT Siantar Top Tbk.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved