Sejarah di Jatim
Asal Usul Langgar Gantung Blitar, Warisan Sejarah Islam Laskar Diponegoro yang Terlupakan
Musala An Nur atau lebih dikenal dengan sebutan Langgar Gantung menjadi salah satu saksi jejak penyebaran Islam di wilayah Kota Blitar.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Arie Noer Rachmawati
Kondisi bangunan Langgar Gantung hampir 90 persen masih bangunan asli ketika kali pertama didirikan.
Konstruksi bangunan Langgar Gantung terbuat dari bahan kayu dan bambu.
Desain bangunan Langgar Gantung sebenarnya mirip rumah panggung.
Pondasi bangunan tidak ditanam ke dalam tanah, tapi diletakan di atas umpak.
Model bangunan seperti itu yang kemudian membuat Musala An Nur lebih dikenal dengan sebutan Langgar Gantung.
"Sebenarnya, bangunannya bukan digantung, tapi model bangunan rumah panggung. Pondasinya tidak ditanam di dalam tanah, tapi di atas umpak. Model ini dinamakan gantung," kata Isman.
Menurutnya, model bangunan musala dibuat seperti rumah panggung karena dulu di lokasi masih berupa hutan belantara, belum banyak rumah penduduk.
Model bangunan rumah panggung ini untuk menghindari adanya ular maupun hinatang buas lainnya di lokasi.
Dikatakannya, sampai sekarang, kondisi bangunan Langgar Gantung masih banyak yang asli seperti ketika awal berdiri.
Bagian pilar, gawang, pintu, dan jendela musala masih kayu asli sejak awal bangunan berdiri.
Dinding musala berbahan anyaman bambu juga masih asli bangunan lama, belum pernah diganti.
Hanya kayu pada bagian lantai musala sudah ada beberapa yang diganti karena lapuk.
Tangga masuk ke serambi musala juga tambahan bangunan baru. Termasuk tempat wudhu juga merupakan bangunan baru.
"Musala ini pernah renovasi sekali untuk mengganti reng, usuk, dan genteng. Plafon juga sempat diganti dari bahan asbes, tapi akhirnya kami ganti lagi dengan model asli dari anyaman bambu," ujarnya.
Baca juga: Kabupaten Blitar dalam Lintasan Sejarah, Pusat Peradaban Sejak Abad ke-10
Sepi Perhatian Pemerintah
Isman mengatakan, selama ini, perawatan Langgar Gantung dilakukan secara swadaya oleh keturunan keluarga Mbah Irodikoro.
Musala An Nur
Langgar Gantung
Kecamatan Sananwetan
Laskar Diponegoro
Mbah Irodikoro
Abdus Sjakur
Kelurahan Plosokerep
Blitar
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
| Candi Dermo Sidoarjo, Gapura Paduraksa Peninggalan Majapahit yang Jadi Wisata Edukasi Sejarah |
|
|---|
| Sejarah Candi Kalicilik di Blitar, Peninggalan Kerajaan Majapahit dengan Relief Surya Majapahit |
|
|---|
| Sejarah Kampung Kemasan Gresik, Dari Permukiman Pengrajin Emas hingga Jadi Kawasan Heritage |
|
|---|
| Sejarah Petirtaan Jolotundo Mojokerto, Situs Kuno yang Dibangun untuk Menyambut Kelahiran Airlangga |
|
|---|
| Sejarah Situs Duplang Jember, Sarana Ritual dan Pemakaman Zaman Prasejarah Megalitikum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Langgar-Gantung-Musala-An-Nur-Kota-Blitar.jpg)