Dindik Kota Blitar Kejar Validasi 104 Data Sisa Anak Tidak Sekolah, Targetkan Penuntasan Tahun ini
Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar terus melakukan verifikasi dan validasi (verval) data anak tidak sekolah (ATS) yang diterima dari Kementerian
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Data Awal: 1.005 anak (Data Kementerian Pendidikan akhir 2024).
- Hasil Validasi: 901 anak sudah punya ijazah, 27 anak terkonfirmasi ATS.
- Sisa Verifikasi: 104 anak masih dalam proses penelusuran.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar terus melakukan verifikasi dan validasi (verval) data anak tidak sekolah (ATS) yang diterima dari Kementerian Pendidikan.
Sampai sekarang, masih ada sekitar 104 data ATS yang belum selesai dilakukan verifikasi dan validasi oleh Dindik Kota Blitar.
Kepala Dindik Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan, pada akhir 2024, data ATS di Kota Blitar yang diterima dari kementerian sebanyak 1.005 anak.
Baca juga: Jembatan Jl CR Sukandar Kota Blitar Rawan Longsor Segera Diperbaiki, DPUPR Mulai Uji Kekuatan Tanah
Mayoritas Data Awal Bukan ATS
Dindik bersama kelurahan dan kecamatan menelusuri data ATS dengan melakukan verifikasi dan validasi di lapangan pada 2025.
Setelah dilakukan verifikasi dan validasi di lapangan, dari total 1.005 data ATS, sebanyak 901 anak tidak masuk kategori ATS, karena sudah memiliki ijazah.
"Dari data awal 1.005 ATS, sudah tervalidasi sebanyak 901 anak tidak masuk kategori ATS, karena sudah punya ijazah," kata Dindin, Kamis (7/5/2026).
Dikatakannya, dari 901 data ATS yang sudah dilakukan verifikasi dan validasi, hanya 27 anak yang betul-betul masuk kategori ATS.
Sebanyak 27 anak yang masuk kategori ATS, separuh sudah diberi akses mendapatkan pelayanan pendidikan lewat kejar paket.
Ia menjelaskan, ada tiga kategori ATS, yaitu, belum pernah bersekolah, drop out atau sekolah tidak tuntas, dan sudah lulus sekolah tapi tidak melanjutkan.
Sebanyak 27 data ATS yang ditemukan dari hasil verifikasi dan validasi itu mayoritas masuk kategori sudah lulus sekolah tapi tidak melanjutkan.
"Misalnya, sudah lulus SD tapi tidak melanjutkan ke SMP, atau sudah lulus SMP tidak melanjutkan ke SMA. Makanya, meraka kami dorong ikut kejar paket," ujarnya.
Baca juga: Sejarah Kelenteng Poo An Kiong Blitar, Ikon Tionghoa yang Bangkit dengan Wajah Baru
Sekarang, kata Dindin, Dindik bersama kelurahan dan kecamatan fokus menyelesaikan verifikasi dan validasi data ATS yang masih tersisa sebanyak 104 anak.
Pengalaman dari hasil verifikasi dan validasi sebelumnya, ada data ATS yang sudah pindah domisili tapi secara administrasi masih berada di Kota Blitar.
Dindik sudah berkoordinasi dengan Dispendukcapil untuk memperbarui data anak tersebut sehingga sudah bukan warga Kota Blitar.
"Data lainnya yang tidak ditemukan karena memang kerja di luar negeri, bahkan ada yang sudah meninggal. Semua data itu kami laporkan," katanya.
verifikasi dan validasi
Anak Tidak Sekolah (ATS)
Dindik Kota Blitar
Kota Blitar
ijazah
TribunJatim.com
| Polisi Periksa 24 Saksi Kasus di Pantai Wedi Awu Malang, Pelaku Pengeroyokan Kapan Diperiksa? |
|
|---|
| Dorong Produktivitas Pangan, Bupati Lamongan YES Serahkan Bantuan Combine Harvester untuk Petani |
|
|---|
| Viral Video Wanita Edarkan Uang Palsu di Pasar Wage Tuban, Polisi Sudah Tangkap Dua Pelaku Lain |
|
|---|
| Dukung MBG, Sekolah di Surabaya Berharap Ada Penyempurnaan, Kepsek: Kalau Bisa Susu Setiap Hari |
|
|---|
| Cara Mendaftar Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2026, Dibuka sampai 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Kota-Blitar.jpg)