Gerbong Mutasi Perdana di Pemkab Bojonegoro, 4 Kepala Dinas Dilantik dan 63 Pegawai Dapat Promosi

Gerbong mutasi dan promosi bergulir lingkungan Pemkab Bojonegoro Sebanyak 67 pejabat resmi menempati jabatan baru, mulai dari eselon II

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/MISBAHUL MUNIR
BIROKRASI - Sebanyak 67 pejabat dilingkungan Pemkab Bojonegoro resmi menempati jabatan baru, mulai dari eselon II hingga fungsional, sertijab dilakukan di ruang pertemuan Angkling Dharmo komplek perkantoran Pemkab Bojonegoro pada selasa (16/9/2025). 

Poin Penting:

  • Bupati Bojonegoro Setyo Wahono melantik 67 pejabat dalam mutasi perdana di masa jabatannya.
  • Empat pejabat dilantik sebagai kepala dinas baru.

Laporan Wartawan Tribunjatim Network, Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Gerbong mutasi dan promosi bergulir lingkungan Pemkab Bojonegoro. Sebanyak 67 pejabat resmi menempati jabatan baru, mulai dari eselon II hingga fungsional, pada selasa (16/9/2025).

Selain itu, di moment ini ada 4 pejabat yang juga turut dilantik menjadi kepala dinas. Mereka adalah Hari Kristianto menjadi Kepala BKPP, Chusaivi Ivan Rachmanto Kepala Dinas PUBMPR, Zaenal Fanani Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan Agus Susetyo Hardianto Kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, menegaskan mutasi ini merupakan yang pertama sejak dirinya menjabat bersama Wabup Nurul Azizah.

Baca juga: Kronologi Lengkap dan 11 Fakta Pasien Asal Tuban Alami Luka Bakar Saat Operasi di RSUD Bojonegoro

Dalam mutasi dan promosi ini, total ada 67 yang resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Yang terdiri 8 pejabat administrator dan 55 pejabat fungsional serta 4 kepala dinas yang baru.

Usai dilantik, Wahono meminta pejabat agar segera para ASN yang dilantik dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan baru serta menunjukkan kinerja nyata dan sesuai target.

“Ini awal perjuangan, awal tanggung jawab, sekaligus pengabdian untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Wahono juga menekankan pada kondisi fiskal daerah sedang tidak mudah akibat adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, efisiensi dan kerja konkret menjadi tuntutan.

Baca juga: Sosok Nurul Azizah Wabup Bojonegoro Viral Umumkan Gaji Jukir, Kendaraan Plat Nomor S Gratis Parkir

"Selamat bekerja secara profesional, buat langkah nyata yang langsung dirasakan rakyat," pesannya.

Bagi wahono, jabatan adalah amanah dari rakyat. Dia mewanti-wanti betul bagi pegawai dilingkungan Pemkab Bojonegoro untuk dapat menjaga sikap dan menjadi contoh bagi masyarakat.

"Jangan pernah menganggap jabatan itu anugerah. Ini amanah rakyat, jaga kepercayaan dan jalankan dengan penuh tanggung jawab," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved