85 Koperasi Desa Merah Putih di Bojonegoro Diresmikan, Harga Barang Disebut Lebih Murah
Sebanyak 85 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bojonegoro resmi mulai beroperasi, Sabtu (16/5/2026).
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 85 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bojonegoro resmi mulai beroperasi dan diresmikan secara daring oleh Prabowo Subianto.
- Ketua DPRD Bojonegoro menyebut harga kebutuhan pokok di KDMP lebih murah dibanding toko lain sehingga membantu meringankan pengeluaran masyarakat desa.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Sebanyak 85 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bojonegoro resmi mulai beroperasi, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian dilakukan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Kabupaten Tuban.
Di Bojonegoro, jajaran pejabat daerah mengikuti prosesi peresmian secara daring dari KDMP Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Kapolres Bojonegoro, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, serta sejumlah pejabat lainnya.
Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar mengemukakan, beroperasinya KDKMP ini diharapkan berdampak positif bagi masyarakat.
Baca juga: Kisah Belasan Bocah SD di Nganjuk Rela Susuri Sawah Demi Bertemu Presiden: Pak Prabowo Kami Datang
Menurutnya pembentukan koperasi desa ini mampu membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Terbukti, sejumlah barang kebutuhan sehari-hari yang dijual di KDMP dipatok dengan harga lebih murah, sehingga dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat desa.
“Barang-barang yang dijual di KDMP ini harganya lebih murah dari harga di toko-toko yang lain,” jelasnya.
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, 126 Titik di Gresik Akui Siap Beroperasi
Meski demikian, Umar menegaskan keberadaan KDMP bukan untuk mematikan usaha toko kelontong maupun pelaku UMKM di desa.
Sebaliknya, koperasi tersebut diproyeksikan menjadi pusat distribusi barang bagi warung dan usaha kecil di tingkat desa.
“KDMP ini juga tujuannya menjadi distributor bagi toko-toko kelontong yang ada di desa-desa,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menjelaskan, peluncuran KDMP di Bojonegoro merupakan bagian dari peresmian ribuan koperasi desa yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto di berbagai daerah di Indonesia.
“Telah dilakukan peresmian KDMP oleh Presiden Prabowo sebanyak 1.610 se-Indonesia. Di Bojonegoro ada 396 yang mulai proses terbangun dan hari ini yang sudah siap operasional sebanyak 85 titik," jelas Dedy.
| Kisah Belasan Bocah SD di Nganjuk Rela Susuri Sawah Demi Bertemu Presiden: Pak Prabowo Kami Datang |
|
|---|
| Museum Marsinah di Nganjuk, Kang Marhaen Siapkan Desa Nglundo Jadi Kawasan Wisata Edukasi |
|
|---|
| Sosok Hendro Prasetyo, Remaja Tuli Nganjuk yang Sukses Berikan Lukisan Pensil Buatannya ke Prabowo |
|
|---|
| Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, 126 Titik di Gresik Akui Siap Beroperasi |
|
|---|
| Jauh-jauh dari Purwakarta, Buruh Rela Ikuti Peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Jajaran-Forkopimda-Bojonegoro-saat-mengikuti-prosesi-peresmian-KDMP.jpg)