Perumda Tirta Buana Bojonegoro Pastikan Air Distribusi Aman meski Sungai Bengawan Solo Tercemar
Perumda Tirta Buana Bojonegoro memastikan air yang didistribusikan tetap aman, menyusul kondisi air baku dari Sungai Bengawan Solo tercemar.
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Direktur Perumda Tirta Buana Bojonegoro, Khairul Anwar, menegaskan, pengolahan air tetap berjalan normal.
- Meski air baku dari Sungai Bengawan Solo tercemar, air yang didistribusikan ke masyarakat tetap aman dan layak konsumsi.
- Pencemaran yang terjadi di Sungai Bengawan Solo ini bukan berasal dari wilayah Bojonegoro.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Perumda Tirta Buana Bojonegoro memastikan air yang didistribusikan ke masyarakat tetap aman dan layak konsumsi, menyusul kondisi air baku dari Sungai Bengawan Solo tengah tercemar.
Direktur Perumda Tirta Buana, Khairul Anwar, menegaskan, pengolahan air tetap berjalan normal.
Proses pemurnian air disesuaikan dengan kondisi air baku, hal itu agar aman dikonsumsi.
"Kami pastikan air yang didistribusikan pada pelanggan tetap aman," kata Khairul, Kamis (25/9/2025).
Khairul menyebutkan, saat ini, Perumda Tirta Buana memiliki lima titik instalasi pengolahan air yang bersumber dari Bengawan Solo, masing-masing berada di Kecamatan Padangan, Purwosari, Kalitidu, Trucuk, dan Kanor.
"Memang di Padangan dan Purwosari kondisi air terlihat lebih pekat karena sudah dua pekan tidak turun hujan, tapi masih dalam batas aman," tutupnya.
Sebelumnya, kondisi Sungai Bengawan Solo di aliran hilir Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilaporkan tercemar.
Kondisi air terlihat keruh cokelat kehitaman sejak dua pekan terakhir.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Benny Subiakto mengemukakan berdasarkan pemantauan status mutu air sungai melalui stasiun pemantau milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Kecamatan Padangan, menunjukkan kualitas air Bengawan Solo masuk kategori tercemar ringan hingga sedang.
Data pemantauan yang terekam di Online Monitoring System (Onlimo) KLHK59 Padangan menunjukkan, sejak 16-22 September 2025.
Baca juga: Keluarga Pasien Puskesmas Pindah RS Gara-gara Tidak Ada Air Bersih, Stok PDAM Kosong
“Tren tujuh hari terakhir sudah jelas, mutu air yang masuk wilayah Bojonegoro berada pada status tercemar ringan sampai tercemar sedang,” ujar Beny.
Benny menegaskan, pencemaran yang terjadi di Sungai Bengawan Solo ini bukan berasal dari wilayah Bojonegoro.
Hal itu diperkuat dari koordinasi dengan DLH Kabupaten Ngawi yang menyebutkan hal serupa terjadi di wilayahnya.
Perumda Tirta Buana Bojonegoro
Sungai Bengawan Solo
Khairul Anwar
Kecamatan Padangan
Bojonegoro
TribunJatim.com
Berita Bojonegoro terbaru
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Baru Capai 57 Persen, Pemkab Jombang Siapkan Skenario Antisipasi Keterlambatan Gedung Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Sosok Aditya Halindra, Bupati Tuban yang Namanya Disebut Prabowo Mirip dengan Partai Gerindra |
|
|---|
| Kebakaran Hebat di Sugio Lamongan, Rumah dan Kandang Dilalap Api, Warga Berjibaku Selamatkan ternak |
|
|---|
| Rasmus Hojlund Ucapkan Selamat Tinggal ke Manchester United, Napoli Bakal Jadi Rumah Baru |
|
|---|
| Jenis Narkotika yang Membuat Kasat Resnarkoba AKP Yohanes Menjadi Tersangka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-Bengawan-Solo-di-aliran-hilir-Kabupaten-Bojonegoro.jpg)