Hasil Razia Satpol PP Bojonegoro, Jaring Tiga Pasangan Muda-Mudi Asyik Berduaan dalam Kos

Operasi gabungan Satpol PP Bojonegoro bersama TNI-Polri menjaring 3 pasangan muda-mudi yang sedang berduaan di rumah kos.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Sudarma Adi
TribunJatim.com/Misbahul Munir
RAZIA RUMAH KOS - Petugas gabungan Satpol PP Bojonegoro bersama TNI-Polri menjaring 3 pasangan muda-mudi di rumah kos dan warung remang-remang di wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro, senin (1/12/2025) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Kegiatan: Operasi gabungan penertiban masyarakat (TNI-Polri-Satpol PP).
  • Lokasi Sasaran: Rumah kos dan warung remang-remang di Kecamatan Kota Bojonegoro.
  • Hasil Razia: Dijaring 3 pasangan yang bukan suami istri sah di rumah kos.

Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Operasi gabungan Satpol PP Bojonegoro bersama TNI-Polri menjaring 3 pasangan muda-mudi yang sedang berduaan di rumah kos.

Selain rumah kos petugas juga menyisir warung remang-remang di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas yang dianggap meresahkan masyarakat. wilayah Kecamatan Kota Bojonegoro.

Dalam razia ketertiban masyarakat ini, petugas melakukan menyasar ke sejumlah rumah kos dan warung remang-remang di kawasan perkotaan.

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Berhasil Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Awards 2025

Antisipasi Keamanan Akhir Tahun dan Tindak Lanjut Arahan Mendagri

Hasilnya, ditemukan tiga pasangan bukan suami istri sah ngekos bareng. Mereka masing-masing berinisial FF (21) asal Tegalrejo, Yogyakarta; H (20) asal Gunungkidul; RPAP (32) asal Bugul Kidul, Pasuruan; SZ (45) warga Kecamatan Kapas; NE (26) asal Kasiman; MS (26) asal Kapas; serta MSR (18) warga Kapas.

Plt Kasatpol PP Bojonegoro, Arief Nanang, menjelaskan para pasangan yang terjaring razia tersebut langsung diamankan ke kantor Satpol PP Pemkab Bojonegoro untuk pendataan dan pembinaan.

"Mereka juga akan dikenai sanksi sesuai aturan Perda yang berlaku. Penegakan Perda dan Perbup adalah bentuk komitmen kami dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Arief pada selasa (2/12/2025).

Selain itu, lanjut Arif razia ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Forkopimda melalui rapat koordinasi virtual sebagai langkah antisipasi keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan ketertiban umum tetap terjaga serta memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada masyarakat," sambungnya.

Ia menambahkan, operasi serupa akan digencarkan, terutama menjelang akhir tahun.

Baca juga: Masjid An Nahda Bojonegoro yang Viral Ganti Nama Samin Baitul Muttaqin, Fraksi PKB Merespons Keras

“Intensitas razia akan kami tingkatkan dengan melibatkan institusi lain. Ini penting untuk menekan potensi pelanggaran dan menjaga Bojonegoro tetap kondusif,” pungkasnya.

Arif juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kondusifitas di wilayahnya masing-masing.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved