Berita Persebaya Surabaya
Reaksi Santai Eduardo Perez Saat Permainan Persebaya Disebut Buruk
Reaksi santai pelatih Eduardo Perez saat permainan Persebaya Surabaya disebut buruk oleh Azrul Ananda dan Bonek.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Permainan Persebaya Surabaya dinilai tidak memuaskan.
- Bahkan Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda secara tegas menyebut permainan Bajul Ijo buruk.
- Pelatih Persebaya, Eduardo Perez tidak terlalu memperdulikan kritik yang dilontarkan kepadanya.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya memang baru saja meraih kemenangan 1-0 atas Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Jumat (19/9/2025) malam.
Namun, banyak pihak menilai, kemenangan pada laga pekan ke-6 Super League 2025/2026 itu tidak memuaskan.
Bahkan, Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda secara tegas menyebut permainan Bajul Ijo di laga itu buruk.
"Mainnya jelek banget ini. Mohon maaf. Pasti dievaluasi," kata Azrul dalam postingan Instagram @andysugarr.
Bonek juga menilai hal yang sama.
Satu yang menjadi sorotan soal pilihan taktik Pelatih Persebaya, Eduardo Perez yang tidak memainkan Gali Freitas sejak awal di laga-laga sebelumnya.
Terbukti, ketika menghadapi Semen Padang, Gali Freitas yang dimainkan sejak awal menciptakan banyak ancaman pada pertahanan lawan.
Termasuk menciptakan assist berkelasnya untuk gol kemenangan yang dicetak Bruno Moreira di menit ke-78.
Menanggapi hal itu, Pelatih Persebaya, Eduardo Perez tidak terlalu memperdulikan kritik yang dilontarkan kepadanya.
"Saya tidak akan komentar apapun. Saya bekerja di sini 24 jam untuk mempersiapkan tim," kata Eduardo Perez, Selasa (23/9/2025).
Pelatih asal Spanyol itu lebih memilih fokus pada tim untuk laga selanjutnya Persebaya, saat menyambangi kandang Dewa United di Banten Internasional Stadium, Jumat (26/9/2025) mendatang.
Baca juga: Pemain Jebolan Internal Persebaya Bangga Bisa Debut di Tim Senior, Siap Bersaing Sehat
Apalagi ia menilai lawan pada laga pekan ke-7 Super League 2025/2026 ini tidak mudah.
Dewa United musim ini disebutnya, dihuni sederet pemain berkualitas.
Bahkan, empat di antaranya merupakan pemain Timnas Indonesia, yakni Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Stefano Lilipaly, dan Rafael Struick.
"Kita tahu Dewa tim yang sangat bagus, memiliki banyak pemain bagus," kata Eduardo Perez.
"Kami respect pada semua tim, tapi kami juga memiliki tim yang sangat baik, kami akan berjuang untuk meraih kemenangan," pungkasnya.
Persebaya
Azrul Ananda
Bajul Ijo
Eduardo Perez
Super League 2025/2026
TribunJatim.com
Berita Persebaya hari ini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Persebaya Bungkam Arema FC 4-0, Nobar Bonek Mania di Surabaya Pecah |
|
|---|
| Derby Jatim Arema FC vs Persebaya Tanpa Suporter, Pelatih Bernardo Tavares: Kami Fokus Pertandingan |
|
|---|
| Jelang Laga Persebaya vs Madura United, Pelatih Bernardo Tavares Waspadai Kebangkitan Lawan |
|
|---|
| Badai Cedera Hantui Persebaya Jelang Menjamu Madura United |
|
|---|
| Skor Babak I Persebaya Tertinggal 0-1 dari Persija, Gol Penalti Allano |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pelatih-Persebaya-Surabaya-Eduardo-Perez-memimpin-latihan-tim-sambut-laga-lawan-PSM-Makassar.jpg)