Superco Supercamp 2025, Dua Legenda Timnas Eks Arema dan PSIS Turun Gunung Latih Pemain Muda

Dua legenda Timnas Indonesia Arif Suyono dan Indriyanto Nugroho turun gunung untuk melatih para pemain muda di Superco Supercamp 2025

Tayang:
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
Para pesepakbola muda saat menjalani latihan di bawah komando dua legenda Timnas Indonesia Arif Suyono dan Indriyanto Nugroho di Superco Supercamp 2025 yang digelar di Lapangan Kusuma Agro Wisata Batu, Sabtu (29/11/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • 2 mantan pemain Timnas Indonesia, Arif Suyono dan Indriyanto Nugroho, melatih ratusan pemain muda dalam Superco Supercamp 2025
  • Para peserta mendapatkan pembinaan lengkap mulai teknik dasar, strategi, mental juara, kedisiplinan, hingga karakter pantang menyerah.
  • Arif Suyono dan Indriyanto akan memilih 15 pemain terbaik untuk membentuk Superco Superteam yang akan bertanding melawan tim usia 12 tahun dari berbagai provinsi

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, BATU -  Dua legenda Timnas Indonesia Arif Suyono dan Indriyanto Nugroho turun gunung untuk melatih para pemain muda di Superco Supercamp 2025 yang digelar di Lapangan Kusuma Agro Wisata Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025).

Arif Suyono yang merupakan mantan pemain Arema dan Indriyanto Nugroho mantan pemain PSIS Semarang itu turun langsung membina ratusan pemain usia dini dari Jawa Timur hingga Sumatra dan Kalimantan.

Keduanya menjadi penggerak utama pelatihan intensif yang digelar Khong Guan Group melalui Superco dalam rangkaian program 'Sejuta Bola Superco Untuk Indonesia'.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembinaan menyeluruh mulai dari teknik dasar, strategi permainan, hingga pembentukan mental juara.

Baca juga: Hasil Malut United vs Arema FC, Ian Puleio Cetak Gol Penyeimbang, Singo Edan Curi Satu Poin

Coach Indriyanto Nugroho, yang telah empat tahun terlibat dalam program ini, menilai Supercamp sebagai salah satu wadah paling efektif untuk membangun fondasi pemain muda.

"Program ini terus berkembang dari tahun ke tahun,"

"Anak-anak tidak hanya belajar teknik, tapi juga mentalitas bermain yang akan menjadi bekal penting untuk masa depan mereka," ujar Coach Indri.

Materi pelatihan tidak hanya berkutat pada teknik bermain dan strategi, tetapi juga membentuk karakter pemain muda melalui nilai kedisiplinan, kerja sama, hingga mental pantang menyerah.

"Saya mengapresiasi penyelenggaraan Supercamp sebagai program pembinaan usia dini yang konsisten dan terus berkembang dalam empat tahun terakhir ini," ujarnya.

Sementara itu, Arif Suyono, menekankan pentingnya karakter dan keberanian bermimpi besar di usia muda.

Pria yang akrab disapa Keceng itu menyebut bahwa pelatihan seperti ini membantu membuka jalan bagi anak-anak yang belum memiliki akses ke akademi besar.

Supercamp 2025 menggunakan metode seleksi school to school, yaitu penjaringan langsung di sekolah-sekolah tingkat SMP. 

Pendekatan ini memungkinkan para pelatih menilai bakat yang mungkin tidak terlihat jika hanya mengandalkan kompetisi klub.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved