Berita Persela Lamongan

Sisa 5 Laga, Bima Sakti Tak Mau Muluk Bicara Target Promosi Persela Lamongan

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, memilih bersikap realistis dalam menatap sisa kompetisi Championship musim ini.

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Ndaru Wijayanto
Persela
Pelatih Persela, Bima Sakti saat memimpin latihan tim di Stadion Surajaya, Lamongan. Sisa 5 Laga Berat, Bima Sakti Bicara Jujur soal Peluang Persela 

 

Ringkasan Berita:
  • Bima Sakti memilih bersikap realistis dan tidak muluk soal target promosi Persela Lamongan.
  • Persela saat ini berada di peringkat lima Grup B dengan selisih poin cukup jauh dari zona promosi.
  • Peluang promosi masih ada, tetapi cukup berat karena harus menghadapi tim-tim papan atas di sisa laga.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, memilih bersikap realistis dalam menatap sisa kompetisi Championship musim ini.

Dengan lima pertandingan tersisa, Bima tidak ingin terlalu muluk berbicara soal peluang promosi, meski secara matematis kesempatan tersebut masih terbuka.

Mantan pelatih timnas Indonesia itu tidak mau sesumbar target promosi ke Championship musim depan, meski sebenarnya peluang itu masih terbuka.

Persela saat ini ada di peringkat lima klasemen sementara Grup B dengan poin 33. Berjarak 10 poin dengan Persipura yang ada di peringkat dua. Selisih 13 poin dengan PSS Sleman di puncak klasemen.

Persela setidaknya harus finish peringkat dua klasemen Grup B untuk selanjutnya merebut satu tiket promosi.

Peluang itu sebenarnya tetap ada, meski semakin tipis. Apalagi lima laga sisa, tiga diantaranya menghadapi tiga tim di atasnya. Yaitu Persipura, Barito Putera, dan Kendal Tornado FC.

"Untuk target kami realistis ya, realistis sejak awal," kata Bima Sakti.

"Memang setiap tim pasti memiliki target yang paling tertinggi untuk promosi. Tapi kalaupun tidak, bisa berjuang di klasemen atas," tambahnya.

Baca juga: Bima Sakti Bongkar Kunci Persela Lamongan Kalahkan Persiba 2-0, Ubahan Babak Kedua Jadi Penentu

Bersaing di klasemen papan atas disebutnya satu kebanggaan.

Apalagi sejatinya ia didatangkan manajemen Persela putaran kedua dalam situasi tim sulit, imbas konflik internal di Persela pasca hengkangnya manajer tim, Fariz Julinar Maurisal.

Situasi semakin sulit, karena hengkangnya Fariz Julinar Maurisal ke PSIS Semarang juga dibarengi pindahnya sejumlah pemain kunci Persela ke PSIS Semarang.

"Saya datang kemarin memang lagi hancur-hancurnya, alat-alat latihan juga habis semuanya," terang Bima Sakti.

"Tapi ini sudah mulai berbenah, saya pikir akan terus lebih baik lagi," tambahnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved