Persebaya Hadapi Dua Laga Tandang Berat, Bernardo Tavares Akui Tak Mudah

Persebaya Surabaya akan menjalani dua laga tandang beruntun dalam lanjutan Super League 2025–2026.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Khairul Amin
BERI KOMENTAR - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares saat jumpa pers di Stadion GBT. Ia berstatemen jelang laga tandang melawan Arema FC, Senin, (20/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Persebaya menghadapi Malut United (23 April) dan Arema FC (28 April 2026).
  • Tim datang dengan tren negatif dan catatan buruk laga tandang.
  • Sejumlah pemain kunci masih dibekap cedera.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya akan menjalani dua laga tandang beruntun dalam lanjutan Super League 2025–2026.

Yaitu menyambangi tuan rumah Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) malam.

Selanjutnya menghadapi tuan rumah Arema FC pada Selasa (28/4/2026), dimana venue belum ditentukan.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyadari sulitnya dua laga terdekat.

Apalagi Persebaya menyambut laga ini dengan modal negatif, dua pertandingan terakhir secara beruntun kalah. Termasuk kekalahan 1-2 dari Madura United di laga terakhir.

Baca juga: Meski Kalah Penguasaan Bola, Pelatih Madura United Ungkap Kunci Kemenangan di Kandang Persebaya

Modal Buruk dan Tren Negatif

Persebaya juga sedang dihantui catatan buruk tiga laga tandang terakhir, dimana semuanya menelan kekalahan. Kalah 3-1 dari Persijap, tumbang 5-1 atas Borneo FC, kemudian takluk 3-0 dari Persija.

Modal positif Persebaya satu-satunya menghadapi Malut United adalah kemenangan 2-1 pertemuan putaran pertama saat bermain di kandang Persebaya.

"Kami memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil di pertandingan selanjutnya. Ini tidak akan mudah, karena dua kali kami akan bermain tandang melawan tim-tim kuat, Malut dan Arema," kata Bernardo Tavares pada media termasuk surya.co.id

Menghadapi Arema FC, tentu pertandingan yang paling disorot Bonek dan Bonita. Karena menghadapi tim dengan rivalitas tinggi.

Tingginya tensi pertandingan menghadapi Arema FC sudah tersiar dari saat ini. Dimana venue sesuai jadwal awal, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, mendapat penolakan dari berbagai elemen.

Fokus ke Malut United, Derby Jatim Menanti

Meski laga bertajuk Derby Jatim itu mendapat atensi khusus. Bernardo Tavares tidak mau terlalu memikirkan. Fokus utamanya saat ini menghadapi Malut United.

"Target kami adalah berlatih dan terus berlatih. Berusaha meningkatkan kemampuan, berusaha untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Ini selalu menjadi target kami," kata Bernardo Tavares secara tegas.

Baca juga: Ungkapan Kecewa Bernardo Tavares usai Persebaya Kalah di Kandang dari Madura United: Sangat Sedih

Pelatih asal Portugal itu harus berpikir keras meramu strategi. Karena Persebaya harus kembali tampil pincang, imbas sejumlah pemain cedera.

Ernando Ari dan Bruno Moreira yang sudah absen tiga pertandingan terakhir karena cedera, belum ada kepastian bisa diturunkan.

Begitu juga dengan Leo Lelis yang absen laga terakhir karena cedera.

Sejumlah pemain kunci, Malik Risaldi, Gali Freitas, dan Bruno Paraiba, dikabarkan belum dalam kondisi terbaik.

"Kami berharap departemen medis dapat membantu memulihkan beberapa pemain yang cedera, agar kami memiliki lebih banyak pilihan untuk pertandingan selanjutnya," pungkas Bernardo Tavares

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved