Berita Persebaya

Demi Jaga Asa Mentas di Asia, Malut United Bertekad Bangkit Hadapi Persebaya

Tiga poin menjadi target harga mati Malut United menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) besok malam.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Khairul Amin
Pelatih Malut United, Hendri Susilo saat jumpa pers di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan usai hadapi Madura United (3/3/2026). Tiga poin menjadi target harga mati Malut United menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) besok malam. 

 

Ringkasan Berita:
  • Malut United menargetkan kemenangan saat menjamu Persebaya Surabaya demi menjaga peluang finis empat besar.
  • Tim asuhan Hendri Susilo kini berada di peringkat lima dengan 46 poin, terpaut tipis dari zona empat besar.
  • Performa Malut United menurun di putaran kedua, hanya meraih dua kemenangan dalam 10 laga terakhir.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga poin menjadi target harga mati Malut United menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) besok malam.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo menyebut. Kemenangan dibutuhkan timnya untuk tetap menjaga asa finish empat besar, sehingga bisa mentas di kompetisi Asia.

Saat ini Malut United ada di peringkat lima klasemen sementara dengan poin 46, hanya berjarak satu poin dengan Bhayangkara FC yang ada di peringkat empat.

Bahkan, Malut United bisa saja menggeser Persija yang ada di peringkat tiga klasemen dengan poin 59, dengan syarat tampil konsisten enam laga sisa.

"Kalau kami mau bertahan di empat besar atau di papan atas, mau tidak mau di sisa laga ini minimal kami harus menang empat match. Itu target yang akan kami capai bersama pemain," kata Hendri Susilo saat jumpa pers jelang laga, Rabu (22/4/2026).

"Dan kami sudah bicara dengan tim, mau tidak mau harus kembali ke jalur kemenangan. Karena poin di bawah-bawah semakin mendekat," tambahnya.

Baca juga: Pelatih Persebaya Tepis Isu Bruno Moreira Absen 3 Laga Karena Kontraknya Tidak Diperpanjang

Malut United sempat tampil moncer putaran pertama, bahkan pernah bersaing perebutan peringkat pertama.

Namun, performanya menurun memasuki putaran kedua. Termasuk 10 laga terakhir hanya menang dua kali, tiga kali imbang. Lima laga lainnya menelan kekalahan.

"Semoga pertandingan melawan Persebaya ini menjadi awal kebangkitan Malut. Mau tidak mau kami harus meraih tiga poin di sini," kata Hendri penuh harap.

"Laga sisa ini kami akan berusaha. Tidak ada yang tidak mungkin. Mudah-mudahan keberuntungan bersama kami," tambah pelatih berusia 60 tahun itu.

Demi bisa menuntaskan ambisinya tersebut, Hendri Susilo mengatakan sudah melakukan evaluasi maksimal terhadap skuad asuhannya.

Baca juga: Bertandang ke Ternate, Pemain Persebaya Diminta Waspadai Skema Bola Mati Malut United

Termasuk evaluasi kecolongan menit-menit akhir karena menurunnya konsentrasi. Masalah ini dituding Hendri menjadi biang kekalahan Malut United 1-2 dari Dewa United di laga kandang terakhir.

"Masalah Malut yang fundamental yaitu transisi dari attack ke defense. Itu yang membuat gawang kami gampang dibobol. Tapi kami sudah memperbaiki kinerja pemain," terangnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved