Rica Kepala Kambing & Kaki Jadi Buruan Warga Gresik di Bulan Ramadhan, Daging Tidak Berbau
Rumah makan FAI Food di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menghadirkan sensasi kuliner serba olahan daging kambing.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM - Rumah makan FAI Food di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menghadirkan sensasi kuliner serba olahan daging kambing menyambut bulan Ramadhan 1447 H.
Uniknya, menu yang paling banyak diburu pembeli justru kepala dan kaki kambing.
Baca juga: Warga Bertaruh Nyawa Naik Gondala Pasca Jembatan Ambrol, Bunda Lisdyarita Akan Minta Bantuan Pusat
Rumah kuliner serba masakan kambing ini berada di seberang Jalan Raya Cerme, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim).
Meski baru beberapa hari buka, rumah makan milik Fairus ini sudah ramai pengunjung, terutama saat jam makan siang dan makan malam.
Beragam menu olahan kambing ditawarkan.
Mulai dari sate kambing, gule, tongseng kambing, tengkleng iga kambing, gulai kambing, oseng kikil atau kaki kambing, hingga rica-rica kaki kambing.
Meski berbahan dasar kambing, pembeli tak perlu khawatir, karena daging yang diolah dijamin empuk dan tidak berbau.
Kuliner ini pun menjadi pilihan bagi pecinta kambing yang ingin berbuka puasa dengan menu kaya rempah dengan rasa kuat.
Namun, menu favorit pengunjung adalah olahan kepala kambing utuh yang dimasak dengan bumbu dan rempah pilihan.
Di antaranya rica-rica kepala kambing, kepala kambing pedas dower, tongseng kepala kambing, gulai kepala kambing, dan kepala kambing bumbu merah.
Dalam sehari, pemilik rumah makan Fai Food mengaku bisa menghabiskan 15 hingga 20 kepala kambing.
Harga olahan kambing dibanderol mulai Rp25 ribu hingga Rp75 ribu per porsi.
Sementara untuk kepala kambing utuh dijual seharga Rp200 ribu per porsi.
Rumah makan FAI Food juga menyediakan paket lengkap.
Dengan isi kepala kambing, sate, kaki kambing, tongseng iga kambing, dan gule kambing, dibanderol seharga Rp350 ribu.
Paket ini bisa dinikmati satu keluarga untuk buka bersama maupun santap sahur.
Testimoni pengunjung
Banyak pembeli memang mencari kepala kambing karena cita rasanya dinilai nikmat, bumbu meresap, dan tidak berbau.
Salah satu pengunjung adalah Akmal Syahputra.
Pria dua anak ini datang jauh-jauh dari Ujungpangkah ke Cerme.
Dia datang bersama sahabatnya, Hanif, yang juga pecinta daging kambing.
Pria berusia 32 tahun ini mengaku penasaran setelah melihat promosi di media sosial.
"Saya tahunya dari media sosial, penasaran, rasanya enak yang unik dagingnya empuk dan tidak berbau," ujar Akmal, Rabu (18/2/2026).
Baca juga: Menu Berbahan Hasil Petani Lokal, Cafe Burning Bar di Perbatasan Malang-Batu Sajikan View Gunung
Pemilik rumah makan, Fairus mengaku, membuka bisnis ini karena berawal dari kesukaannya dengan masakan olahan kambing.
"Awalnya karena saya suka kuliner kemudian saya membuka rumah makan serba olahan kambing," kata Fairus, pemilik rumah makan.
Diketahui pada hari biasa, rumah makan olahan serba daging kambing ini buka mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.
Khusus Ramadan, melayani mulai pukul 16.00 WIB hingga makan sahur.
Bagi pecinta olahan daging kambing, tak ada salahnya mampir sejenak untuk berbuka maupun santap sahur dengan menu serba kambing yang kaya rempah dan menggugah selera ini.
| Warga Heran Stok BBM Pertalite di Beberapa SPBU Kosong, Kini Harus Antre Panjang untuk Mengisi |
|
|---|
| Dulu Jualan Lewat WA, Afidah Kini Sukses Produksi 100 Botol Temulawak per Hari di Gresik |
|
|---|
| Bupati Gresik Gus Yani Dukung Tribun Putih Abu-Abu Futsal, Pelajar SMA/SMK Berpeluang ke Spanyol |
|
|---|
| Harga Masih Rp10.000 per Liter, Warga Gresik Berbondong-bondong Pindah Isi Pertalite dari Pertamax |
|
|---|
| Curi Motor saat Korban Tertidur di Mess, Pelaku Gasak Honda Vario Pura-pura Tak Tahu saat Ditanyai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/menu-olahan-kambing-FAI-Food.jpg)