Perahu Muat Besi Tua Tenggelam di Gresik, 1 ABK Tewas dan 2 Masih dalam Pencarian
Sebuah perahu mengangkut besi tua tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (3/5/2026) malam.
Penulis: Sugiyono | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sebuah perahu mengangkut besi tua tenggelam di depan Pelabuhan Umum Gresik, Jawa Timur, pada Minggu (3/5/2026) malam.
Insiden ini mengakibatkan satu anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, dua orang hilang, dan dua lainnya berhasil selamat.
Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, perahu awalnya berangkat dari wilayah Pantai Lumpur, Kecamatan Gresik menuju Kamal, Pulau Madura untuk membeli besi tua.
Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kemudian kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua.
Saat melintas di perairan depan Pelabuhan Umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal yang melintas. Kemudian perahu miring dan ABK panik sehingga perahu tenggelam.
Baca juga: Pesta Ulang Tahun di Warkop Gresik Disusupi Pencuri, 4 Handphone Dicuri, Kerugian Capai Rp20 Juta
"Akibat insiden tersebut, seorang ABK ditemukan meninggal dunia, 2 orang masih dalam pencarian dan 2 lainnya berhasil selamat," kata AKP Nyoman Ardita, Minggu (3/5/2026).
Dalam penyelamatan, 2 ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya.
Sementara satu korban atas nama S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Adapun dua korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A(60) dan H (32), keduanya warga Gresik.
“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya.
Lebih lanjut AKP Nyoman Ardita mengatakan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan pencarian secara maksimal.
“Polres Gresik melalui Satpolairud langsung melakukan evakuasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” katanya.
Pencarian terhadap dua korban hilang direncanakan dilakukan selama tujuh hari ke depan.
Namun, masyarakat dihimbau yang mengetahui informasi terkait kejadian atau membutuhkan bantuan kepolisian, dapat segera menghubungi Polres Gresik melalui Call Center 110 atau nomor layanan Lapor Kapolres Cak Rama di 0811-8800-2006.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara intensif dan maksimal hingga korban ditemukan,” katanya
| Pesta Ulang Tahun di Warkop Gresik Disusupi Pencuri, 4 Handphone Dicuri, Kerugian Capai Rp20 Juta |
|
|---|
| Dihantam Gelombang, Perahu Muat 3 Ton Besi Tua Tenggelam di Perairan Gresik, 1 ABK Tewas 2 Hilang |
|
|---|
| Pesan Bupati Gus Yani Saat Lepas 376 Calon Jemaah Haji Gresik: Jaga Kesehatan Selama Ibadah |
|
|---|
| Rumah di Cerme Gresik Kebakaran Gara-gara LPG Bocor, 2 Orang Penghuni Dilarikan ke Rumah Sakit |
|
|---|
| PKB Gresik Buka Kantornya untuk Warga, Setiap Hari Jumat Masyarakat Bisa Curhat dan Wadul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-Polairud-Polres-Gresik-membawa-jenazah-ABK-yang-tenggelam-di-Pelabuhan-Umum-Gresik.jpg)