Bekali PAC PDI Perjuangan se-Gresik, Nila Yani: Politik Harus Layani Masyarakat
Anggota DPR RI Komisi VII, Nila Yani Hardiyanti memberikan materi tentang kepemimpinan dan peran partai politik
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Anggota DPR RI Komisi VII Nila Yani Hardiyanti memberikan pembekalan kepada pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik tentang kepemimpinan dan peran partai politik dalam melayani masyarakat.
- Ia menekankan konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani, di mana kader partai harus aktif turun ke masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, dan memberikan solusi nyata tanpa sekadar pencitraan.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Anggota DPR RI Komisi VII, Nila Yani Hardiyanti memberikan materi tentang kepemimpinan dan peran partai politik di tengah masyarakat dalam politik bagi pengurus PAC se-Kabupaten Gresik di Hotel Khas Gresik, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian pembekalan menjelang pelantikan para pengurus PAC. Nila Yani menegaskan bahwa politik sejatinya harus digunakan untuk membangun kehidupan masyarakat.
“Melalui partai, kita membantu kehidupan masyarakat agar lebih bermanfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama PDI Perjuangan adalah menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat melalui kerja-kerja nyata kader di lapangan.
Baca juga: Lantik PAC se-Kabupaten Gresik, PDI Perjuangan Incar Suara Gen Z di Pemilu 2029
Dalam pemaparannya, Nila juga menekankan pentingnya konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani.
“Jadi pemimpin itu melayani. Bagaimana kita menjadi pemimpin yang melayani masyarakat. Kehadiran kita harus menunjukkan kesadaran di tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya, tugas kader partai adalah turun langsung ke masyarakat dan hadir secara nyata untuk mendengar persoalan rakyat sekaligus memberikan solusi.
“Tugas kita turun dan melayani rakyat, agar masyarakat merasakan PDIP hadir di tengah mereka. Bentuk melayani tentu harus mau mendengar,” imbuhnya.
Nila meminta seluruh pengurus PAC yang akan dilantik mampu membangun kolaborasi dan konsisten hadir di tengah masyarakat.
“Kita harus mau datang lebih dulu. Kehadiran yang konsisten akan membuat kita dianggap bagian dari masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar kader tidak bekerja hanya demi pencitraan, melainkan fokus pada dampak yang dirasakan masyarakat.
Selain itu, Nila Yani menjelaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan kemampuan untuk mempengaruhi, menggerakkan, dan menciptakan perubahan. Menurutnya, setiap struktur partai memiliki peran kepemimpinan masing-masing.
“Ketua memimpin arah, sekretaris memimpin sistem, bendahara memimpin kepercayaan, bidang memimpin pelaksanaan, dan anggota memimpin budaya. Semua harus kompak turun ke masyarakat,” pungkasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Siang Bolong, Petasan di Kepanjen Meledak, Warga Malang Meninggal Dunia seusai Dibawa ke Rumah Sakit |
|
|---|
| Ungkapan Presiden Klub seusai Madura United Memastikan Diri Bertahan di Super League: Musim Tersulit |
|
|---|
| Film Pesta Babi Jadi Kuliah Tamu di FISIP Unej, Mayoritas yang Datang Bukan Mahasiswa |
|
|---|
| Tim Olimpiade Biologi Indonesia Panen Medali Pada Open International Biology Olympiad 2026 |
|
|---|
| Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha 1447 H, Lengkap dengan Amalan Sesudahnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/PDIP-GRESIK-Anggota-DPR-RI-Komisi-VII-Nila-Yani-Hardiyanti-saat-memberikan.jpg)