Pemuda di Pacitan Tewas Terjatuh dari Pohon Setinggi 15 Meter, Hendak Memburu Burung Sriti

Rehan Zafrai pemuda asal Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tewas terjatuh dari pohon

|
Istimewa/Polsek Bandar
OLAH TKP - Petugas dan warga saat di rumah duka setelah mengevakuasi korban Reyhan jatuh dari pohon waru setinggi 15 meter di Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Seorang pemuda asal Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jatim terjatuh dari pohon Waru setinggi 15 meter. 

Poin Penting : 

  • Rehan Zafrai pemuda asal Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tewas terjatuh dari pohon
  • Saat itu ia hendak memburu burung sriti bersama temannya yang juga berada di atas pohon
  • Korban sebelum terjatuh mengaku lapar sehingga turun dari pohon namun naas ia terjatuh

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Pemuda berusia 22 tahun tewas terjatuh dari pohon setinggi 15 meter. 

Korban adalah Rehan Zafrai pemuda asal Desa/Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. 

“Korban terjatuh saat mau memburu atau mencari burung sriti,” ungkap Kapolsek Bandar, Iptu Diko ketika dikonfirmasi Jumat (24/10/2025)

Kronologinya, kata dia, korban bersama teman sedang mencari Burung Sriti dengan cara memanjat pohon Waru.

Antara satu pohon dan pohon lainnya berjarak kurang lebih 5-10 M. Mereka memanjat pohon Waru setinggi kurang lebih 15 M. 

Baca juga: Ribuan Peserta Meriahkan Apel HSN 2025 di Pacitan, Sekda Heru Wiwoho: Santri Wajib Kuasai Teknologi

“Pada saat di atas pohon sesekali mereka berbincang. Teman korban mendengar bahwa korban Reyhan mengatakan perutnya sakit karena lapar,” katanya.

Tak lama, sekitar pukul 09.00 wib saksi mendengar suara sesuatu yang jatuh. Kemudian ketiga orang saksi semuanya turun dan melihat ternyata korban Reyhan  jatuh dari pohon. 

“Warga membawa korban dengan cara ditandu kerumah duka. Korban sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Baca juga: Keamanan Venue Disorot usai Atlet Sepatu Roda Terjatuh saat Uji Coba, Dinas Olahraga: Sisa Kerikil

Pihak kepolisian, lanjut Iptu Diko, membawa barang bukti. Seperti sebatang bambu sepanjang kurang lebih 4M yang digunakan untuk memancing burung Sriti di sekitar pohon Waru. 

“Kondisi korban di rumah duka dalam keadaan mengalami pendarahan di pelipis kanan serta mulut dan hidung mengeluarkan darah,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terjatuh dari pohon Waru dengan ketinggian kurang lebih 15 M. 

“Dari hasil visum luar oleh pihak medis ditemukan terdapat luka benturan di pelipis kanan serta korban mengeluarkan darah dr mulut dan hidung,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved