Bupati Lumajang Indah Amperawati Serukan Pengelolaan Anggaran Bijak dan Disiplin

Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar ajak para pejabat pemkab kelola keungan secara bijak sikapi anggaran terbatas

Tayang:
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Samsul Arifin
kominfo Lumajang
CERMAT - Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar berbicara di hadapan para pejabat Pemkab Lumajang mengingatkan pengelolaan anggaran yang wajib disiplin dan memperhatikan skala prioritas.  
Ringkasan Berita:
  • APBD Lumajang 2026 sebesar Rp 2,1 triliun dengan defisit Rp 124,7 miliar.
  • Bupati Indah Amperawati prioritaskan penurunan angka stunting sebagai program utama.
  • Pemkab Lumajang siapkan Pilkades serentak 2027 dengan fokus menjaga stabilitas keamanan.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Sikapi dinamika pengolaan anggaran, Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar menyerukan pengelolaan keungan secara bijak dan disiplin sebagai langkah cermat. 

Seruan tersebut ia instruksikan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lumajang Tahun 2027 di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (7/1/2026).

Menurut Indah, kapasitas fiskal yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Lumajang bersumber dari  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih terbatas. 

Baca juga: Alokasi Pupuk Bersubsidi Lumajang 2026 Naik, Cek Sisa Kuota Petani di Web Resmi

APBD Lumajang 2026

“Kapasitas fiskal kita masih terbatas. Seluruh program pembangunan harus disusun berdasarkan skala prioritas yang jelas. Harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” beber Indah ketika dikonfirmasi.

Diketahui APBD Lumajang TA (tahun anggaran) 2026 telah disetujui sebesar Rp 2,1 triliun. 

Rinciannya, pendapatan daerah sebesar 1.978.676.960,91, kemudian belanja sebesar 2.103.250.791.149,31.

Baca juga: Bazar Ikan Murah Meriah di Lumajang, Tuna Rp 40 Ribu per Kilogram

Terdapat defisit sebesar 124.774.389.188,40. Kekurangan atau difisit tersebut kemudian dipenuhi dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. 

Indah juga menikai kapasitas fiskal daerah saat ini masih berada pada kategori rendah.

Kondisi tersebut diakuinya menuntut perencanaan pembangunan yang wajib berorientasi pada manfaat bagi masyarakat. Disamping penyusunannya harus cermat dan terukur. 

Skala Prioritas Pembangunan

Salah satu skala prioritas yang disunggung Indah dalam forum adalah penurunan angka stunting. Kata dia, generasi muda kedepan harus memiliki kesehatan dan fisik yang prima. 

 “Stunting adalah pekerjaan rumah bersama. Keberhasilan penanganannya sangat menentukan kualitas generasi Lumajang ke depan,” ungkapnya.

Tantangan kedepan yang akan dibahas Pemkab Lumajang lebih lanjut adalah pada tahun 2027 akan diselenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.

Terakhir, Indah menegaskan pelaksanaan kedepan harus mengutamakan kesiapan  menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Lumajang. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved