Pelajar Asal Blora Nekat Bobol Rumah Warga Tuban demi Speaker dan Kaus Merah

MZ merupakan pelajar kelas II SMP di salah satu sekolah di Kabupaten Tuban. Ia nekat membobol rumah warga di Widang dan curi speaker hingga kaus.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Muhammad Nurkholis
KETERANGAN PERS - Satreskrim Polres Tuban menyampaikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus pembobolan rumah warga Tuban yang dilakukan anak di bawah umur asal Blora, di Mapolres Tuban, Sabtu (10/1/2026). Polisi melakukan upaya diversi. 

Ringkasan Berita:
  • Pelajar asal Blora nekat bobol rumah warga Tuban dan mencuri speaker hingga kaus.
  • Satreskrim Polres Tuban melakukan diversi pada pelajar tersebut.
  • Pelajar itu mencongkel jendela samping menggunakan besi berupa begel sepanjang kurang lebih 20 centimeter.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Satreskrim Polres Tuban melakukan diversi pada MZ (15), warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang dilaporkan membobol rumah warga di Dusun Mandingan, Desa/Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak yang berhadapan dengan hukum dari proses peradilan pidana formal ke proses di luar pengadilan (non-formal), untuk mencapai perdamaian antara anak dan korban.

Peristiwa pencurian dilaporkan oleh TS (59), warga Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, ke Satreskrim Polres Tuban, pada tahun 2024 lalu.

MZ merupakan pelajar kelas II SMP di salah satu sekolah di Kabupaten Tuban.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam, menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya dengan mencongkel jendela rumah korban yang saat itu dalam keadaan kosong.

“Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela samping menggunakan besi berupa begel sepanjang kurang lebih 20 centimeter. Namun pada aksi pertama tersebut, pelaku tidak mengambil barang apapun,” ujar AKP Bobby, Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan, pelaku kembali mendatangi rumah korban pada hari yang berbeda dengan menggunakan alat yang sama, yang telah disembunyikan di bawah pohon jeruk di samping rumah korban.

“Pada aksi kedua, pelaku mengambil sejumlah barang milik korban berupa satu unit speaker komputer aktif, dua unit speaker aktif kecil merek Sambadda, satu kaus merah lengan pendek, serta satu buah topi warna merah,” imbuhnya.

Korban baru mengetahui rumahnya dibobol setelah pulang ke rumah dan mendapati jendela dalam kondisi tercongkel.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 500 ribu dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Baca juga: Siasat Pemuda Gresik Bobol Rumah Tetangga 7 Kali, Gasak Uang Hingga Rokok dan Perhiasan

“Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 500 ribu,” ujarnya.

Alasan Ekonomi

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Dari pengakuan pelaku, ia nekat melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mengingat pelaku masih di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar, Satreskrim Polres Tuban menempuh upaya diversi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Karena pelaku masih anak di bawah umur, kami melakukan upaya diversi dengan melibatkan pihak Bapas. Alhamdulillah, upaya diversi tersebut berhasil,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved