Warga Ponorogo Diminta Waspada Angin Kencang, Pohon Tumbang Rusak Rumah dan Kandang

Angin kencang melanda Ponorogo sejak dini hari Sabtu (24/1/2026) dan menyebabkan 5 pohon tumbang di 5 kecamatan berbeda.

BPBD Ponorogo
POHON TUMBANG - Pohon tumbang di Jalan Gelagah Wangi, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (24/1/2026). Angin kencang melanda Ponorogo sejak dini hari Sabtu dan menyebabkan lima pohon tumbang di lima kecamatan berbeda. 

Ringkasan Berita:
  • Angin kencang melanda Ponorogo sejak dini hari Sabtu (24/1/2026) dan menyebabkan lima pohon tumbang di lima kecamatan berbeda.
  • Sejumlah bangunan terdampak, mulai dari rumah warga, kandang ayam petelur, hingga kabel jaringan internet. BPBD masih melakukan asesmen untuk menghitung kerugian.
  • BPBD Ponorogo mengimbau warga waspada terhadap potensi angin kencang, terutama agar tidak berteduh di bawah pohon, menyusul prakiraan BMKG dengan kecepatan angin hingga 41 knot.

 

TRIBUNJATIM.COM - Angin kencang melanda Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (24/1/2026).

Angin kencang itu menyebabkan pohon-pohon tumbang.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, ada 5 pohon tumbang tersebar di 5 kecamatan.

“Ada 5 pohon tumbang. Beberapa dilaporkan mengenai rumah hingga kandang ayam petelur,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, Sabtu sore.

Dia menjelaskan, angin kencang terjadi mulai Sabtu (24/1/2026) dini hari. 

Kejadian pertama Sabtu dini hari adalah di Desa Sempu Kecamatan Ngebel.

“Kemudian menyusul siang tadi pukul 12.00 wib ada 4 lokasi lainnya,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo ini.

Sehingga, jelas dia, total laporan pohon tumbang hari ini ada 5 lokasi sampai pukul 15.00 WIB tadi.

Baca juga: Emak-Emak Asal Pasuruan Curi Susu Formula di Ponorogo Ternyata Sudah 2 kali Beraksi

Baca juga: 572 Calon Jemaah Haji Ponorogo Lunasi Bipih, Melebihi Kuota Resmi 547 Kursi

Petugas BPBD Disebar

Petugas BPBD telah disebar untuk melakukan asesment awal.

“Pertama di Desa Sempu Kecamatan Ngebel. Lalu di Desa Bareng Kecamatan Pudak, Desa Bekiring Kecamatan Pulung, Desa Tumpakpelem Kecamatan Sawoo dan terakhir di Jalan Gelagah Wangi Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan,” tegasnya.

Ketika ditanya kerugian, Masun mengaku petugas BPBD masih melakukan assesment di lokasi.

Belum diketahui pasti untuk kerugian yang disebabkan.

“Ada yang kena rumah, kandang maupun di jalan dan mengenai kabel wifi. Untuk kerugiannya berapa belum ya, petugas masih di lokasi,” tegasnya.

Baca juga: Terkuak Fakta Baru Sindikat Emak-Emak Pasuruan Curi Susu di Ponorogo, 3 Rekannya Kabur

Warga Diminta Hati-hati

Menurutnya memang telah menerima prakiraan kondisi cuaca maritim dari BMKG. 

Dimana di wilayah laut perairan selatan jatim kondisi angin dominan dari Barat Laut.

Kecepatan maks. 41 knot (76 km/jam).

“Untuk warga tetap hati-hati jika ada angin kencang. Jangan berhenti di bawah pohon. Untuk menghindari hal-hal yang diinginkan,” pungkas Masun.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved