Anggaran Rp 251 Miliar, DPRD Jatim Harap Pelayanan TransJatim Meningkat

Bus TransJatim sebagai moda transportasi publik diharapkan bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh koridor yang ada

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Yusron Naufal Putra
BERI PENJELASAN - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Jatim, Rabu (28/1/2026).  
Ringkasan Berita:
  • DPRD Jatim minta Dishub optimalkan anggaran Rp 251 miliar untuk operasional TransJatim.
  • Saat ini TransJatim beroperasi di 8 koridor, termasuk Malang Raya.
  • DPRD berharap ada tambahan anggaran di P-APBD untuk membuka koridor baru.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif meminta agar Dishub Jawa Timur dapat mengoptimalkan anggaran tersebut sehingga berdampak terhadap pelayanan. 

Bus TransJatim sebagai moda transportasi publik diharapkan bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh koridor yang ada. 

Terlebih, anggaran untuk operasional yang dikucurkan tahun ini sebesar Rp 251 Miliar yang bersumber dari APBD. 

"Jadi harus terus memberikan pelayanan yang terbaik," kata Khusnul Arif ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (28/1/2026). 

DPRD Jatim mewanti-wanti hal ini mengingat sebelumnya sempat ada kekhawatiran anggaran operasional di tahun 2026 ini tidak cukup lantaran kondisi fiskal daerah yang menghadapi tantangan. Namun, dengan dikucurkannya anggaran sebesar Rp 251 Miliar ini, DPRD mengapresiasi Pemprov. 

Baca juga: ASN Gresik Lempar Kaca Bus Trans Jatim, DPRD Jatim Minta Penindakan Tegas

TransJatim Saat Ini

Tinggal bagaimana anggaran tersebut dapat dioptimalkan untuk seluruh koridor yang ada. Sebagaimana diketahui, TransJatim saat ini memiliki 8 koridor yang telah beroperasi. Yakni Koridor 1 Sidoarjo-Gresik, Koridor 2 Surabaya-Mojokerto, Koridor 3 Mojokerto-Gresik. 

Lalu, koridor 4 Gresik-lamongan, Koridor 5 Surabaya-Bangkalan, Koridor 6 Sidoarjo-Mojokerto, Koridor 7 Terminal Lamongan-Paciran dan selanjutnya Koridor 8 Malang Raya.

Baca juga: DPRD Jatim Minta Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Optimal: Harus Ada Kebijakan Jangka Panjang

"Rp 251 miliar sekian ini harapannya kan bisa memenuhi seluruh kebutuhan operasional," ujar Khusnul Arif.

Tergantung Anggaran

Politisi Partai NasDem tersebut mengakui dari rapat yang dilakukan bersama Pemprov, hingga saat ini belum ada rencana pembukaan koridor baru dalam waktu dekat. Sebab, kondisi keuangan daerah diakui masih menjadi tantangan tersendiri. 

Namun dewan tetap berharap agar ada pembukaan koridor baru misalnya melalui pembiayaan pada saat Perubahan-APBD mendatang. Terlebih secara kajian Dishub Jatim, seharusnya Malang Raya total ada tiga koridor. Saat ini, baru satu koridor yang dibuka. 

Sehingga, kurang dua koridor lagi. Selain Malang Raya, dewan juga berharap Bus TransJatim nantinya dibuka di berbagai daerah lain.

"Besar harapan kami Dishub ada kesempatan untuk mendapatkan tambahan anggaran di P-APBD nanti setidaknya," ungkap Khusnul Arif

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved