Berita Terpopuler

Jatim Terpopuler: Hananto Dikurung Pulang Merantau dari Malaysia - SBY Tanya Kabar Warga Pacitan

Hananto yang dikurung keluarga usai pulang merantau dari Malaysia. Hingga Mantan Presiden SBY yang tanya kondisi warga Pacitan pasca gempa.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum
DIKERANGKENG - Hananto hidup di kerangkeng besi di belakang rumahnya, Dukuh Janti, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur saat ditemui Kasatbinmas Polres Ponorogo, AKP Agus Syaiful Bahri, Senin (2/2/2026). Hananto dikerangkeng mulai 2014 silam, karena dianggap membahayakan. 

Ringkasan Berita:
  1. Hananto dikerangkeng sejak 2014 akibat gangguan jiwa lama dan dianggap membahayakan lingkungan.
  2. SBY menanyakan kondisi warga Pacitan saat pulang kampung usai gempa magnitudo 5,5.
  3. Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Ponorogo menitikberatkan edukasi dan pencegahan kecelakaan lalu lintas.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di Jawa Timur yang terangkum dalam Jatim terpopuler pada Selasa 3 Februari 2026.

Dimulai dari berita pertama ada Hananto yang dikurung keluarga usai pulang merantau dari Malaysia.

Lanjut berita kedua, ada Mantan Presiden SBY yang tanya kondisi warga Pacitan pasca gempa.

Untuk berita terakhir, Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Ponorogo fokus edukasi kecelakaan.

Berikut selengkapnya:

Hananto dikurung usai pulang merantau dari Malaysia

Rupanya Mbah Kirno bukan satu-satunya warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang hidup dalam belenggu kerangkeng besi.

Adapula Hananto (45), warga Dukuh Janti, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Ia senasib dengan Mbah Kirno hidup di balik kerangkeng besi. Padahal bukan pelaku kejahatan.

Pantauan TribunJatim.com, Senin (2/2/2026), Hananto hidup di kerangkeng besi dengan panjang 2 meter, tinggi 2 meter dan lebar 1,5 meter.  

Hananto hidup di belakang rumahnya, lokasi berdekatan dengan kambing peliharaan keluarganya.

Hananto rupanya telah dikerangkeng selama 12 tahun atau mulai 2014 silam, karena dianggap membahayakan. 

“Sudah belasan tahun memang begini (di kerangkeng besi). Karena memang membahayakan,” ungkap Diana Puspita Sari, adik dari Hananto, Senin (2/2/2026).

Baca juga: Pekerjaan Mbah Kirno Sebelum Dikurung di Kandang Besi Ternyata MC Kondang hingga Seniman Karawitan

Gangguan Jiwa Lebih dari 25 Tahun

Dia menjelaskan Hananto sudah mengalami gangguan jiwa lebih dari 25 tahun.

Berawal dari merantau ke Malaysia, pasca lulus dari SMP.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved