Berita Lamongan
Update Pencarian Bocah Tenggelam di Bengawan Solo Lamongan, Korban Sudah Ditemukan
Korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo tepatnya di kawasan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Remaja MN (13) yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, kawasan Taman Mahoni, Lamongan, berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian, Rabu (4/2/2026), dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus deras jauh dari lokasi awal.
- Pencarian dilakukan tim gabungan Polri, Polairud, Basarnas, BPBD, dan relawan dengan mengerahkan tiga perahu karet.
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo tepatnya di kawasan Taman Mahoni, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian, Rabu (4/2/2026).
Pencarian yang dilakukan mulai pukul 08.00 WIB oleh tim gabungan Polsek Sekaran, Polairud, instansi terkait dibantu para relawan membuahkan hasil.
Korban ditemukan sekitar pukul 17.55 WIB jauh dari kawasan Taman Mahoni, kali pertama korban MN (13) diketahui hanyut oleh saksi, R (14) yakni teman korban.
Kapolsek Sekaran Iptu Ahmad Zunaedi, bersama Kasat Polair, AKP Guntur memimpin langsung pencarian korban tenggelam di lokasi kejadian.
Apel pencarian tersebut diikuti oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, relawan, serta instansi terkait.
Tim gabungan ini mengerahkan 3 unit perahu karet, masing-masing dari Basarnas Bojonegoro 1 unit, BPBD Kabupaten Lamongan 1 unit, dan Satpolairud Polres Lamongan 1 unit.
Baca juga: Nasib Bocah Main di Tepi Sungai Bengawan Solo Diduga Tenggelam, Teriakan Korban Sempat Terdengar
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Bengawan Solo di sekitar lokasi korban terakhir terlihat, dengan pola manuver serta penyisiran di permukaan air Bengawan Solo.
"Korban ditemukan jauh dari TKP karena terseret derasnya arus air Sungai Bengawan Solo," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Rabu (4/2/2026) petang.
Pencarian berlangsung selam dua hari. Dan pada hari pertama, Selasa (3/2/2026) terpaksa dihentikan akibat cuaca buruk disertai hujan deras dan angin kencang yang membahayakan keselamatan.
Pencarian dilanjutkan, dan pada hari kedua ini korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Insiden yang dialami korban ini bermula pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul16.00 WIB, korban MN (13 tahun) bersama temannya berenang di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Babakan Taman Mahoni Desa Kendal.
Saat berenang, korban MN diduga kelelahan dan meminta tolong. Teriakan tersebut didengar oleh seorang penjual es di sekitar lokasi, yang kemudian bersama warga berusaha memberikan pertolongan.
Dalam kejadian tersebut, korban MN hanyut terbawa arus dan tenggelam dan baru saja ditemukan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Hamzaid mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai maupun perairan terbuka, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
“Orang tua diharapkan meningkatkan pengawasan demi mencegah kejadian serupa," katanya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Tragedi Dini Hari, Kecelakaan Pick Up vs Motor di Babat Lamongan, Dua Meninggal Dunia |
|
|---|
| Tilang Elektronik ETLE Handheld Mulai Diterapkan di Lamongan, Puluhan Pengendara Terjaring |
|
|---|
| Jembatan di Sambeng Lamongan Rusak dan Sudah 2 Tahun Membahayakan, Warga dan Polisi Turun Tangan |
|
|---|
| Sosok Pak Purnomo, Polisi Hobby Bersedekah, Penyayang ODGJ, Kini Bergelar Magister Hukum |
|
|---|
| Jaringan Pencuri Motor di 25 TKP Dibongkar Polres Lamongan, Tiga Pelaku Masih Jadi Buronan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/KORBAN-DIEVAKUASI-Korban-MN-13-yang-tenggelam-di-Bengawan-Solo.jpg)