Pria di Situbondo Dipalak dan Dipukul 2 Orang Pakai Masker usai Antar Keponakan Sekolah

Seorang pemuda di Situbondo diduga menjadi korban begal di Jalan Karisma, Kelurahan Dawuan, Kecamatan Situbondo, Kamis (5/2/2026).

Penulis: Izi Hartono | Editor: Arie Noer Rachmawati
TribunJatim.com/Izi Hartono
KORBAN BEGAL - Seorang pemuda di Situbondo bernama Moh Fikram Rifa'i (28) diduga menjadi korban begal di Jalan Karisma, Kelurahan Dawuan, Kecamatan Situbondo, Kamis (5/2/2026). Aksi begal terjadi usai korban baru pulang mengantar keponakannya ke sekolahnya di SMK Talkandang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pemuda di Situbondo diduga menjadi korban begal di Jalan Karisma, Kelurahan Dawuan, Kecamatan Situbondo, Kamis (5/2/2026).
  • Aksi begal terjadi usai korban baru pulang mengantar keponakannya ke sekolahnya di SMK Talkandang.
  • Korban mengaku dirinya merasa tidak punya musuh dengan siapapun, karena selama ini jarang keluar rumah.

 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang pemuda di Situbondo diduga menjadi korban begal di Jalan Karisma, Kelurahan Dawuan, Kecamatan Situbondo, Kamis (5/2/2026).

Korban diketahui bernama Moh Fikram Rifa'i (28) warga Dawuan Krajan, Kelurahan Dawuan.

Tragisnya, aksi begal yang dilakukan dua orang pelaku di pagi hari itu pada saat korban baru pulang mengantar keponakannya ke sekolahnya di SMK Talkandang.

Tak hanya uang yang dirampas, namun korban juga sempat dipukul oleh dua pelaku yang menutup wajahnya dengan masker itu.

Bahkan, korban sempat melawan dan berduel dengan pelaku tersebut.

Khawatir dimassa, pelaku langsung kabur melarikan diri menggunakan sepeda motornya ke arah timur.

Tak hanya itu, korban akhirnya melaporkan kasus pemukukan dan perampasan uang ke Mapolres Situbondo.

Baca juga: Resahkan Warga Situbondo, Pelaku Begal Bokong di Asembagus Nyaris Dihajar Massa

Kronologi Kejadian

Saat ditemui dirumahnya, Muh Fikram Rifa'i menceritakan, sepulang mengantar keponakannya dari arah utara, tiba tiba ban motornya ditabrak pelaku yang melaju dari arah selatan.

Merasa tidak bersalah, kata Muh Fikram, dirinya berusaha mengejarnya dan berhasil menghentikan pelaku untuk menanyakan alasan menabrak motornya itu.

"Tapi pelaku malah memukul tubuhnya dengan pipa dan langsung kabur ke arah timur," ujarnya.

Setelah itu, lanjutnya, pada dirinya kembali mengejarnya dan berhasil menghentikannya justru pelaku meminta handphone dan mengambil uangnya di sakunya.

"Lalu pelaku memukul punggung saya lagi, kalau tidak salah punggung saya dipukul sebanyak tiga kali," katanya.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Situbondo Jambret Kalung Bocah di Pinggir Jalan, Aksinya Terekam CCTV

Korban Merasa Tak Punya Musuh, Jarang Keluar Rumah

Ia mengaku dirinya merasa tidak punya musuh dengan siapapun, karena selama ini jarang keluar rumah.

"Yang saya ingat saya tidak punya permusuhan dengan siapapun," tukasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved