Cabai di Bondowoso Tembus Rp100 Ribu per Kg, Telur Ikut Naik Jelang Ramadan
Pantauan di lapangan harga telur kini Rp 29.500 per kilogram. Naik dari harga sebelumnya mencapai Rp 27 ribu.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Harga telur naik menjadi Rp29.500/kg, cabai rawit tembus Rp87–100 ribu/kg di Pasar Induk Bondowoso.
- Warga tetap membeli meski mahal, pedagang menahan harga agar konsumen tidak lari.
- Satgas Pangan lakukan sidak, stok pangan dan LPG aman, namun pemerintah daerah siapkan antisipasi lonjakan permintaan jelang Ramadan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangestu
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Menjelang Ramadan 2026, harga kebutuhan pokok di Bondowoso mulai merangkak naik.
Telur kini dijual Rp29.500 per kilogram dari sebelumnya Rp27 ribu, sementara harga cabai merah besar melonjak hingga Rp30 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga cabai di beberapa pedagang dijual berbeda di Pasar Induk Bondowoso.
Kisarannya yakni Rp 87 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai ini terjadi sudah dua hari terakhir ini.
Menurut Jumaati, pemilik Toko Faren di Pasar Induk Bondowoso, kenaikan telur sudah terjadi hampir sepekan.
"Kurang tahu ya, apa karena makanannya naik," jelasnya dikonfirmasi pada Kamis (12/2/2026).
Baca juga: Hasil Sidak Bupati Magetan ke Pasar Tradisional: Harga Bahan Pokok Naik, Cabai Tembus Rp96 Ribu
Kenaikan Harga di Pasar
Ia menjelaskan warga tetap membeli cabai merah, dan telur meski mengalami kenaikan. Karena, ini merupakan kebutuhan.
Naira, pemilik usaha warung makan pecel, mengatakan kenaikan cabai terjadi dua hari terakhir. Namun begitu, dia tidak menaikkan harga jualannya, khawatir mengurangi pembeli.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Sampang Tembus Rp80.000, Satgas Pangan Pantau Distribusi
"Tetap membeli walau mahal, cuma mengurangi sedikit porsinya, harga jual tetap. Karena kalau dinaikkan konsumen malah tak jadi beli," jelasnya.
Ia menerangkan kenaikan diperkirakan terjadi karena kurangnya pemasok dari petani. Selain itu banyaknya cabai yang rusak karena penyakit jadi tak bisa dijual.
Sidak Satgas Pangan
Sri Ningsih, warga Desa Kembang, Kecamatan Bondowoso, mengatakan harga cabai naik. Hari ini saja, ibu tiga anak ini membeli cabai Rp 2 ribu hanya mendapatkan tujuh biji.
"Diulek semua itu pagi tadi," ujarnya.
Sementara itu tim Satgas Pangan, dipimpin oleh Sekda Bondowoso, Kepala Bulog, TNI dan Polri menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Induk, pada Jum'at (12/2/2026) pagi.
Sekda Bondowoso Fathur Rozi mengatakan, secara umum ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dalam kondisi aman. Namun, ia mengakui masih terdapat beberapa komoditas dengan harga relatif tinggi, terutama cabai rawit kualitas baik.
harga cabai
harga cabai rawit
cabai
Pasar Induk
Pasar Induk Bondowoso
berita Bondowoso terkini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Gresik Gelar Diskusi Bareng Mahasiswa: Tak Hanya Dihafalkan |
|
|---|
| Viral Terpopuler: Profil Wali Kota Siska Karina Laporkan Suami KDRT hingga Pelakor Datangi Istri Sah |
|
|---|
| Seusai Jalani Puncak Ibadah Haji, Kondisi Jemaah Kloter SUB 67 Terus Dipantau Petugas |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Hoaks Pocong Bersenjata Tajam di Bangkalan hingga BGN Tutup 6 SPPG Lumajang |
|
|---|
| Ramalan Cuaca Jatim Selasa 2 Juni 2026, Seluruh Daerah Jawa Timur Diperkirakan Cerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pedagang-cabai-di-pasar-induk-bondowoso.jpg)